JELAJAHI

Penyesalan Jose Mourinho Usai Bawa Inter Milan Raih Treble Winners

Lihat Foto
AFP/ CHRISTOPHE SIMON
Jose Mourinho saat merayakan gelar juara Liga Champions 2009-2010 sebagai pelatih Inter Milan di Stadion Santiago Bernabeu. Inter Milan keluar sebagai juara seusai mengalahkan Bayern Muenchen 2-0.
|
Editor: Firzie A. Idris

KOMPAS.com - Jose Mourinho menyesal tidak berpamitan secara baik dengan pemain Inter Milan pada akhir musim 2009-2010.

Pada musim tersebut, Jose Mourinho sukses mengantar Inter Milan meraih treble winners atau juara Liga Champions, Coppa Italia, dan Liga Italia.

Final Liga Champions melawan Bayern Muenchen menjadi laga terakhir Jose Mourinho sebagai pelatih Inter Milan.

Inter Milan menjadi juara setelah mengalahkan Bayern Muenchen 2-0 berkat sepasang gol Diego Milito.

Laga final itu menjadi momen emosional untuk Jose Mourinho karena berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu.

Mourinho berpisah dengan Inter Milan di markas Real Madrid, tim yang akan dia besut musim berikutinya (2010-2011).

Baca juga: Jose Mourinho Ingin Liga Inggris Dilanjutkan Secepatnya

Sebelum final Liga Champions 2010, rumor Mourinho akan menjadi pelatih Real Madrid kerap diberitakan media.

Rumor itulah yang membuat Mourinho tidak masuk ke ruang ganti Inter Milan seusai final Liga Champions 2010.

Jose Mourinho juga memilih pulang ke Italia tidak bersama rombongan Inter Milan.

Dua hal itu terpaksa dilakukan Mourinho agar tidak mengganggu euforia perayaan treble winners Inter Milan.

Halaman Selanjutnya
Halaman
Sumber: GOAL
TAG:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Video Pilihan

Terpopuler
Komentar
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi