Pengaruh Covid-19, Liverpool "Ngirit"

Lihat Foto
AFP/SHAUN BOTTERILL
Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, pada sesi pemanasan jelas laga Liverpool vs Crystal Palace, 24 Juni 2020.
|
Editor: Josephus Primus

LIVERPOOL, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 menimpa kondisi keuangan persepakbolaan di Inggris.

Asosiasi Sepak Bola (FA) Inggris sudah membeberkan prediksi kehilangan duit hingga empat tahun ke depan.

Baca juga: Liverpool Dinilai Tak Pantas Dapat Guard of Honor dari Man City

Angkanya mencapai 300 juta poundsterling atau setara dengan 368 juta dollar AS.

Kehilangan yang sama diisyaratkan oleh juru taktik Liverpool, Juergen Klopp.

Meski tak menyebut angka, Klopp menceritakan rencana klub asuhannya itu untuk mengarungi musim depan, 2021-2022.

"Kami tak akan mengeluarkan uang banyak untuk bursa transfer musim depan," tuturnya.

Klopp memilih untuk memanfaatkan kekuatan yang sudah ada di klubnya.

"Kami bisa memaksimalkan beberapa pemain muda yang kami miliki," katanya.

Liverpool memilih tak mengeluarkan duit untuk membeli penggawa Red Bull Leipzig Timo Werner yang banderolnya di kisaran 52 juta poundsterling, baru-baru ini.

Werner pada akhirnya berlabuh ke Chelsea.

Halaman Selanjutnya
Halaman
Sumber: FirstPost
TAG:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Video Pilihan

Terpopuler
Komentar
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi