Cara Liga Jepang Kumpulkan Banyak Penonton

Lihat Foto
AFP/ BEHROUZ MEHRI
Para pemain Al Hilal merayakan gelar juara Liga Champions Asia 2019 setelah mengalahkan Urawa Reds 2-0 pada laga final leg kedua di Stadion Saitama, Minggu 24 November 2019.
|
Editor: Josephus Primus

TOKYO, KOMPAS.com - Pada Sabtu (4/7/2020), Liga Jepang kembali bergulir setelah empat bulan tertunda lantaran pandemi Covid-19.

Baca juga: Ini Dia King Kazu, Si Gaek yang Ogah Layu!

Seluruh laga, kata pernyataan pengelola Liga Jepang dilakukan di stadion tertutup.

"Tidak ada penonton yang menyaksikan langsung pertandingan di stadion," kata pengelola Liga Jepang menegaskan.

Untuk menyiasati hal itu, Liga Jepang menempuh cara mengumpulkan banyak penonton melalui tayangan media baik digital maupun televisi.

Baca juga: Liga Jepang Berlanjut Lagi, Ini Partai Pembukanya

"Liga Jepang menggandeng Sportdigital Fussball," kata pengelola Liga Jepang.

Jaringan media digital asal Jerman ini bakal menyiarkan laga-laga Liga Jepang di Jerman, Swiss, dan Austria.

Sementara, di Thailand, Liga Jepang menggandeng MCOT yang memungkinkan penonton Negeri Gajah Putih menyaksikan laga Liga Jepang.

MCOT berkolaborasi juga dengan televisi berbayar SiamSport.

Sementara itu, di Serbia, Montenegro, Slovenia, Bosnia Herzegovina, Kroasia, dan Makedonia Utara, penonton bisa menyaksikan Liga Jepang melalui televisi berbayar SportKlub.

TAG:


Video Pilihan

Terpopuler
Komentar
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi