Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pasutri di Denpasar Edarkan Pil Koplo, Mayoritas Pemakai Buruh Bangunan

Kompas.com - 19/08/2022, 14:39 WIB
Yohanes Valdi Seriang Ginta,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

DENPASAR, KOMPAS.com - Pasangan suami istri (pasutri) berinisial, HA (36) dan LJ (39), asal Denpasar, Bali, ditangkap karena diduga mengedarkan psikotropika berupa pil koplo jenis logo Y.

Keduanya kompak menjual barang terlarang tersebut kepada masyarakat dengan mayoritas pelanggan buruh bangunan.

Baca juga: Sejoli di Tulungagung Edarkan Belasan Paket Sabu dan 60.000 Pil Koplo, Ini Perannya

Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Denpasar Barat Kompol I Made Hendra Agustina mengatakan, kedua tersangka mengaku nekat menjual pil koplo karena desakan ekonomi.

"Kedua pelaku mengakui melakukan hal ini untuk membayar sekolah anak dan membiayai kehidupan sehari-hari," kata Agustina di Denpasar, Jumat (19/8/2022).

Ia mengatakan, kasus ini terungkap berkat informasi dari masyarakat terkait maraknya peredaran pil koplo di kawasan Kebo Iwa, Denpasar Barat, Bali.

Baca juga: Eks Marinir Satria Arta Minta Pulang, Negara Diminta Jangan Abaikan Hukum karena Kasihan

Setelah melakukan penyelidikan, ternyata biang keroknya tersangka HA yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang bakso keliling.

Polisi lalu menangkap HA di Jalan Kebo Iwa Utara, Padangsambian Kaja, Denpasar barat, Bali. Sedangkan, JL ditangkap di kamar kos, di Jalan Indrajaya, Denpasar, pada Kamis (18/8/2022).

Adapun barang bukti yang disita dari pelaku yakni 2.500 butir pil koplo berlogo Y dan uang tunai Rp 419.000 hasil penjualan pil koplo.

Dari hasil pemeriksaan, lanjut Agustina, barang terlarang diperoleh para tersangka dengan cara membeli secara online dari orang bernama Texas di Banyuwangi, Jawa Timur.

Mereka membeli 1.000 pil koplo seharga Rp 1,8 juta. Obat itu dijual dengan harga Rp 30.000 untuk satu paket berisi 10 butir pil.

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 19 Agustus 2022 : Sepanjang Hari Cerah

"Pelaku menjual barang tersebut kepada masyarakat yang mayoritas adalah buruh bangunan," kata dia.

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat pasal 197 UU 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun dan denda maksimal Rp 1,5 miliar.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

 
Pilihan Untukmu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

News

Eks Marinir Satria Arta Minta Pulang, Negara Diminta Jangan Abaikan Hukum karena Kasihan
api-2 . MOST-POPULAR
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

News

Eks Marinir Satria Arta Kumbara Minta Pulang dari Rusia, TNI AL Tak Mau Ikut Campur
api-2 . MOST-POPULAR
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Regional

Guru Tampar Murid Lalu Didenda Rp 25 Juta, Wagub Jateng: Anak yang Jadi Korban kalau Dibesar-besarkan
api-2 . MOST-POPULAR
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Tren

Kalender Libur Agustus 2025, Catat Tanggal Merah dan Cuti Bersama
api-2 . MOST-POPULAR
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

News

Politikus PDIP: Pemilihan Ketum PSI seperti Sepak Bola Gajah
api-2 . MOST-POPULAR
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

News

Eks Marinir Satria Arta: Dulu Gabung Jadi Tentara Bayaran Rusia, Kini Menangis Minta Pulang
api-2 . MOST-POPULAR
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Otomotif

Kebiasaan Mematikan AC Mobil Saat Menanjak: Apa Kata Ahli?
api-2 . MOST-POPULAR
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

Larangan Study Tour dari Dedi Mulyadi Tak Berlaku di Bandung, Farhan: "Mangga Weh, Bandung Mah Bebas"
api-2 . MOST-POPULAR
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Regional

Isi Pesan Letkol Teddy dan Uang Damai yang Ditolak Zuhdi, Guru di Demak yang Didenda Rp 25 Juta usai Tampar Murid
api-2 . MOST-POPULAR
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

News

Kemenlu RI Pantau Keberadaan Eks Marinir Satria Arta Kumbara yang Minta Dipulangkan dari Rusia
api-2 . MOST-POPULAR
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

News

Ekonomi Kapitalis Jadi Alasan Hakim Vonis Tom Lembong, Feri Amsari Heran
api-2 . MOST-POPULAR
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Otomotif

Model Lawas Toyota Rush dan Daihatsu Terios Dominasi Pasar LSUV 2025
api-2 . LATEST


Terkini Lainnya
Polisi: 2 Pelaku Pencurian Ban dan Velg di Bandara Ngurah Rai Bali Terlilit Utang dan Kecanduan Judol
Polisi: 2 Pelaku Pencurian Ban dan Velg di Bandara Ngurah Rai Bali Terlilit Utang dan Kecanduan Judol
Denpasar
Pistol Pelaku Penembakan WN Australia di Bali Ditemukan di Aliran Sungai
Pistol Pelaku Penembakan WN Australia di Bali Ditemukan di Aliran Sungai
Denpasar
Akomodasi Wisata di Pantai Bingin Bali Dibongkar, Koster: Usaha Ilegal
Akomodasi Wisata di Pantai Bingin Bali Dibongkar, Koster: Usaha Ilegal
Denpasar
Direktur Mie Gacoan Bali Tersangka, Diduga Tak Bayar Royalti Penggunaan Lagu
Direktur Mie Gacoan Bali Tersangka, Diduga Tak Bayar Royalti Penggunaan Lagu
Denpasar
Pembongkaran Restoran dan Vila Ilegal di Pantai Bingin Bali Diwarnai Penolakan
Pembongkaran Restoran dan Vila Ilegal di Pantai Bingin Bali Diwarnai Penolakan
Denpasar
Pegawai Bank Milik Pemda di Buleleng Dilaporkan ke Polisi, Diduga Korupsi Rp 2,8 M untuk Sabung Ayam
Pegawai Bank Milik Pemda di Buleleng Dilaporkan ke Polisi, Diduga Korupsi Rp 2,8 M untuk Sabung Ayam
Denpasar
Motif 2 Pencuri Ban Mobil di Parkiran Bandara Bali, Terlilit Utang karena Judol
Motif 2 Pencuri Ban Mobil di Parkiran Bandara Bali, Terlilit Utang karena Judol
Denpasar
Kondisi Memprihatinkan SDN di Buleleng, Bangunan Rusak Parah hingga Tak Dapat Satu Pun Siswa Baru
Kondisi Memprihatinkan SDN di Buleleng, Bangunan Rusak Parah hingga Tak Dapat Satu Pun Siswa Baru
Denpasar
Periksa 30 Saksi, Motif Penembakan WN Australia di Bali Masih Misterius
Periksa 30 Saksi, Motif Penembakan WN Australia di Bali Masih Misterius
Denpasar
Direktur Mie Gacoan Bali Jadi Tersangka Hak Cipta, Kerugian Korban Diduga hingga Miliaran Rupiah
Direktur Mie Gacoan Bali Jadi Tersangka Hak Cipta, Kerugian Korban Diduga hingga Miliaran Rupiah
Denpasar
Orang Tua di Buleleng Keluhkan Distribusi Siswa SMA/SMK, Terancam Tak Bisa Sekolah
Orang Tua di Buleleng Keluhkan Distribusi Siswa SMA/SMK, Terancam Tak Bisa Sekolah
Denpasar
Pasangan Lansia Cekcok, Suami Babak Belur Dianiaya Istri dengan Linggis, Dapur Juga Dibakar
Pasangan Lansia Cekcok, Suami Babak Belur Dianiaya Istri dengan Linggis, Dapur Juga Dibakar
Denpasar
Koster: Pembangunan Tol Gilimanuk-Mengwi Bakal Dipercepat
Koster: Pembangunan Tol Gilimanuk-Mengwi Bakal Dipercepat
Denpasar
Dugong 2,5 Meter Ditemukan Mati di Pantai Jembrana
Dugong 2,5 Meter Ditemukan Mati di Pantai Jembrana
Denpasar
Momen Truk Antre di Tabanan, Menunggu Jalur Denpasar-Gilimanuk Dibuka Kembali
Momen Truk Antre di Tabanan, Menunggu Jalur Denpasar-Gilimanuk Dibuka Kembali
Denpasar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau