Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tumbuh bersama kekuatan mimpi perempuan Indonesia

Guru Besar IPB: Ini Cara Tingkatkan Produktivitas Bawang Putih Lokal

Lihat Foto
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi bawang putih.
Penulis: Albertus Adit
|
Editor: Albertus Adit

KOMPAS.com - Setiap masakan tentu membutuhkan bawang putih sebagai salah satu bumbu dasar. Adapun tanaman ini termasuk tanaman herba semusim.

Menurut Guru Besar Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, IPB University Prof. Dr. Sobir, bawang putih (Allium sativum) umumnya tumbuh berumpun dan mempunyai ketinggian tanaman sekitar 60 centimeter.

Selain itu, bawang putih umumnya banyak ditanam di daerah pegunungan yang cukup mendapat sinar matahari.

"Cara menanam bawang putih yang pertama tentunya dengan memilih terlebih dahulu jenis bawang putih yang akan ditanam," ujar Prof. Sabir seperti dikutip dari laman IPB, Minggu (31/1/2021).

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Baca juga: Sea Hadirkan Beasiswa Penuh Kuliah di UI, ITB, IPB, UGM, Binus dan IT Del

Pada umumnya, jenis bawang putih yang bisa ditanam adalah tipe bawang putih softneck dan bawang putih hardneck.

1. Bawang putih softneck merupakan jenis bawang yang cocok ditanam di daerah dengan cuacanya panas.

2. Jenis bawang putih hardneck lebih cocok di daerah yang lebih dingin atau sejuk.

Adapun cara menanam bawang putih tinggal menyesuaikan dengan kondisi cuaca di daerah. Di Indonesia sendiri yang cocok ditanam adalah tipe hardneck.

Varietas bawang putih

Dijelaskan, jenis benih bawang putih yang direkomendasikan untuk ditanam di Indonesia sedikitnya ada lima varietas bawang putih, yakni:

Kelima varietas bawang putih tersebut sampai saat ini masih terus dikembangkan dengan baik oleh masyarakat.

"Tantangan utama bawang putih lokal adalah soal daya saing. Petani Indonesia terus berupaya meningkatkan kualitas bawang putih lokal sehingga bisa bersaing dengan bawang putih impor," terangnya.

Artinya, harga dan kualitasnya harus mampu bersaing dengan bawang impor. Disamping itu, varietas bawang putih lokal harus:

  • memiliki produktivitas tinggi
  • tanamannya harus tahan penyakit
  • jumlah benih cukup
  • dilakukan demplot skala luas di banyak tempat

Cara tingkatkan produktivitas

Sedangkan cara meningkatkan produksi varietas bawang putih lokal sehingga dapat bersaing dengan produk impor, ada beberapa upaya, antara lain:

1. Tersedianya varietas unggul berdaya hasil tinggi.

2. Menggerakkan kelompok tani agar mau menanam bawang putih.

3. Kualitas umbi bawang putih yang bersaing.

4. Penerapan Standard Operating Procedure (SOP) yang baik.

5. Rantai pasar yang baik.

6. Meningkatkan kualitas bawang putih.

Prof. Sabir menambahkan bawang putih memiliki segudang manfaat. Bawang putih menjadi salah satu umbi, bumbu dapur, hingga rempah-rempah yang paling banyak dibutuhkan untuk keperluan memasak, bahkan untuk kesehatan.

Baca juga: 7 Tips Merawat Ikan Hias ala Akademisi IPB

Manfaat bawang putih

Bawang putih terbukti dapat:

  • mengendalikan tekanan darah
  • menurunkan kolesterol melawan radang
  • melawan flu dan batuk
  • serta berbagai manfaat kesehatan lainnya

Karenanya, agar dapat menghasilkan bawang putih yang unggul harus menggunakan benih yang baik dari varietas unggul yang ditunjang dengan SOP yang baik dan lokasi serta waktu tanam yang sesuai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Halaman Selanjutnya
Halaman
Tag

Artikel Terkait


Video Pilihan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler
Komentar

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi