Impor Pangan Meningkat, Ini Tanggapan Mendag

-KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMA Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat diwawancarai di Jakarta, Selasa (23/10/2018).


JAKARTA, KOMPAS.com - Kenaikan impor beberapa komoditas pangan terjadi di 2018 ini. Salah satu yang mengalami kenaikan, yakni impor beras yang mencapai 2,01 juta ton dibandingkan tahun sebelumnya hanya 198.560 ton.

Menanggapi hal itu, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, kenaikan impor beberapa komoditas pangan dibarengi oleh ekspor komoditas pangan yang tinggi.

"Kita ekspor juga tinggi loh. Kopi kita ekspornya tinggi lho, kakao juga ada impor memang, tapi kita ekspornya tinggi. Jadi hanya jenisnya saja yang berbeda," ujar Enggar di Jakarta, Selasa (23/10/2018).

Kendati impor pangan tinggi, Enggar mengaku tetap bersyukur karena neraca perdagangan di September lalu masih surplus.

"Kalau kita bicara neraca perdagangan BPS, kita surplus kan. Dan di tengah kondisi seperti ini, surplus ini menarik kan sebenarnya. Harus disyukuri," kata Enggar.

Enggar mengaku telah menyiapkan strategi untuk mengurangi beban impor. Salah aatu caranya dengan kebijakan Pusat Logistik Berikat.

"Yang barang jadi kita usahakan dengan mencoba mengatur dengan pusat logistik berikat, tapi masih harus dirapatkan," ucap dia.

Penulis: Akhdi Martin Pratama
Editor: Bambang Priyo Jatmiko