Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tumbuh bersama kekuatan mimpi perempuan Indonesia

Adegan Princess Leia di Star Wars: The Rise of Skywalker Bakal Kuras Emosi Penonton

Baca di App
Lihat Foto
Lucasfilm
Carrie Fisher dan Daisy Ridley dan Star Wars: The Rise of Skywalker (2019)
|
Editor: Kurnia Sari Aziza

TOKYO, KOMPAS.com - Peran Princess Leia yang diperankan mendiang Carrie Fisher merupakan salah satu adegan yang paling dinantikan dalam film pamungkas trilogi Star Wars, Star Wars: The Rise of Skywalker.

Sutradara JJ Abrams memastikan Princess Leia menjadi salah satu karakter terpenting dalam Star Wars: The Rise of Skywalker.

Pemerannya, Carrie Fisher meninggal dunia pada 2016 di usia 60 tahun.

Baca juga: Produksi Trilogi Star Wars Berakhir, Produser Bakal Merindukan Hal Ini...

Abrams memastikan tidak menggelar kasting atau menggunakan karakter digital untuk menggantikan posisi Fisher sebagai Princess Leia di Star Wars: The Rise of Skywalker.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

"Kami akhirnya memakai rekaman adegan Fisher yang tidak digunakan di Star Wars: The Force Awakens. Kami tidak bisa menuturkan cerita tanpa karakter terkuat, Leia," kata JJ Abrams dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Tokyo, Jepang, Kamis (12/12/2019).

Abrams mengatakan, jika adegan itu berhasil mengaduk-aduk emosi penonton, maka itu akan menjadi hal yang tidak terlihat.

Baca juga: Star Wars: The Rise of Skywalker Akan Manjakan Mata dengan Efek Spesial

Selain itu, ia juga harus membuat adegan Princess Leia berinteraksi dengan karakter lain.

Abrams mengatakan, adegan Princess Leia sangat emosional karena harus menceritakan kepada penonton seandainya Fisher masih hidup dan berperan sebagai Leia.

"Adegan ini sangat emosional. Ini pertama kalinya kami melakukan adegan tanpa orang terpenting di sana," kata Abrams.

Baca juga: Siap-siap, Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi

Namun, pada akhirnya adegan Princess Leia berhasil dihadirkan.

Adegan tersebut dipersembahkan khusus untuk Fisher yang berhasil menghidupkan karakter Princess Leia dengan sempurna.

"Saya mengenal Fisher sudah lama, sebelum kami bekerja sama di Star Wars: The Force Awakens. Hati ini hancur saat kehilangan dia, kami sangat merindukanmu," ujar Abrams.

Baca juga: Disney Peringatkan Penonton Star Wars: The Rise of Skywalker, Picu Kejang-kejang

Princess Leia merupakan pemimpin perlawanan menghadapi First Order di galaksi.

Putra Princess Leia, Kylo Ren merupakan pemimpin First Order di film Star Wars: The Last Jedi.

Adapun, trilogi Star Wars akan ditutup dengan film Star Wars: The Rise of Skywalker.

Baca juga: Aktor Ini Akui Tak Sengaja Sebabkan Skenario Star Wars Dijual di eBay

Menurut rencana, film tersebut akan tayang pada 20 Desember 2019 dan di Indonesia pada 18 Desember 2019.

Film Star Wars: The Rise of Skywalker dibintangi Daisy Ridley, John Boyega, Oscar Isaac, Lupita Nyong’o, dan Andy Serkis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tag

Artikel Terkait

Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua

Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi