Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tumbuh bersama kekuatan mimpi perempuan Indonesia

Keluh Kesah Boy William sebagai YouTuber, Sulit Raih 1 Juta Views Lagi hingga Merasa Ditampar Tuhan

Baca di App
Lihat Foto
KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG
Boy William saat ditemui di Motomoto Museum dan Resto di Qbig Mall, BSD City, Tangerang, belum lama ini.
|
Editor: Tri Susanto Setiawan

JAKARTA, KOMPAS.com - Tidak sedikit masyarakat Indonesia, khususnya kaum milenial telah menjadikan YouTube sebagai sumber penghasilan.

Dengan masuknya adsense, menjadikan pemiliki YouTube mendapatkan penghasilan dari iklan.

Baca juga: Boy William: Dua Tahun Lalu Buat Konten YouTube Bisa Dapat 1 Juta Views, Sekarang Sulit

Oleh karenanya, banyak dari mereka berlomba-lomba mengunggah video ke YouTube seperti vlog, tutorial, talkshow, dan lain-lain.

Terkait hal ini, pembawa acara Boy William berbicara mengenai pengalamannya selama menjadi YouTuber.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

1. Kalah saing

Boy William merasa konten YouTube yang dimilikinya menjadi kalah saing dan kerap kali sedikit ditonton.

"Banyak orang yang sekarang bikin konten-konten digital dan sebagainya, jadi kita-kita pun sudah mulai kelelep, kelelep," kata Boy William.

Baca juga: Banyak yang Buat Konten YouTube, Boy William: Kita Sudah Mulai Kelelep

Padahal dua tahun lalu, ia kerap kali mendapatkan lebih dari sejuta penonton dari satu konten YouTube-nya.

Kini, untuk mendapatkan angka tersebut terasa sangat sulit.

2. YouTube seperti main saham

Boy mengungkapkan, kerap kali menganalogikan pekerjaannya sebagai YouTuber seperti bermain saham di beberapa tahun lalu.

"Kemarin mah sudah kayak hitung saham. Kayak sudah tahu, 'undang ini orang pasti sejuta, undang ini orang pasti dua juta'. Sudah kayak main saham gitu, tahu taruh duitnya tuh di mana," ucap Boy William.

Baca juga: Bicara Konten YouTube, Boy William: Dulu Sudah Kayak Main Saham

Boy bisa memprediksi akan mengundang sejumlah bintang tamu bidikannya untuk dijadikan konten YouTube-nya.

"Mungkin dua tahun lalu gue udahan bisa baca nih, kira-kira gue undang ini orang, gue tinggal kasih celetukan omongan gue yang ini nih, my amunisi, pasti viewer-nya sejuta, udah kebaca gitu," kata Boy.

"Tapi tahun ini itu susah banget, bahkan untuk mendapatkan angka-angka segitu," sambung Boy.

3. Addicted dengan YouTube

Seiring berjalannya waktu, jumlah orang yang melihat YouTube milik Boy William berkurang. Hingga membuatnya merasa seperti kehilangan kekuatan.

Baca juga: Boy William Akui Beberapa Episode Nebeng Boy Tidak Seru, Kenapa?

"Jujur kayak ada part of me yang ngerasa seperti post power syndrome sebagai manusia biasa karena yang terbiasa dengan sesuatu," kata Boy William.

"(Maksudnya) aku kira ini normal, aku rasa dengan mendapatkan viewers 1 juta itu aku normal, eh ketika sekarang kayak kegampar gitu, kadang saja 100.000 saja enggak sampai, kadang 500.000 saja enggak sampai. 'What the hell? Kok ini enggak normal?'," ujar Boy.

4. Ditegur Tuhan

Kini, Boy William mengaku mulai 2020 ini dan ke depannya, ia tidak akan seperti itu lagi.

Namun, Boy William tidak menutup kemungkinan akan terus bermain dengan angka.

Baca juga: Boy William: Aku Ditampar Tuhan, Biar Enggak Sombong

"Tapi ini aku berpikir, ini yang normal, yang kemarin itu enggak normal, itu beruntung dan Tuhan coba menampar aku di wajah, biar enggak sombong," ucap Boy.

"Sekarang sudah enggak mau pikirin angka, ya pasti ada-lah pikirin angka, namanya juga jualan, tapi enggak mau separah seperti tahun-tahun kemarin," ujar Boy William.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman
Tag

Artikel Terkait

Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua

Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi