Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tumbuh bersama kekuatan mimpi perempuan Indonesia

Cerita Petra Sihombing Jadi Operator Studio Musik Sejak Usia 12 Tahun

Baca di App
Lihat Foto
KOMPAS.com/VINCENTIUS MARIO
Petra Sihombing (tangkapan layar YouTube David Bayu Tube)
|
Editor: Novianti Setuningsih

JAKARTA, KOMPAS.com – Dilahirkan di keluarga musisi, penyanyi Petra Sihombing mengungkap awal kariernya yang ternyata telah dimulai sejak kecil.

Bahkan, di usianya yang baru menginjak 12, Petra Sihombing sudah bisa menjadi operator studio musik milik sang ayah, Franky Sihombing.

"Jadi gue tadinya kerja di studio itu jadi operator. Karena dia melihat 'nih anak bisa dan bagus operate studio'," ucap Petra Sihombing dikutip Kompas.com lewat kanal YouTube David Bayu Tube, Kamis (12/11/2020).

“Gue dibayar waktu itu satu shift, 6-7 jam, 300 ribu. Zaman itu gede sih, cuma kalau dia bayar operator dari luar kan mahal jadi dia bayar gue,” ujar Petra melanjutkan.

Meski masih sangat belia, pelantun "Mine" ini mengaku sangat menyukai pekerjaan operator musik tersebut.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

“Usia gue waktu itu masih 12. Tetapi gue enggak pernah merasa kayak kerja karena gue suka banget. Gue merasa ada serunya aja,” tutur Petra Sihombing.

Baca juga: Petra Sihombing Ungkap Makna Khusus di Balik Angka 23, Ternyata...

Dengan nada kelakar, vokalis Naif, David Bayu mengungkap kalau Petra Sihombing telah dieksploitasi.

“Wah bokapnya pekerjakan anak di bawah umur,” ujar David Bayu disambut tawa Petra.

Petra Sihombing lantas mengaku banyak mendapat pelajaran saat bekerja jadi operator studio musik tersebut.

Produser lagu terkenal “Rehat” milik Kunto Aji ini juga membagikan cerita perjalanan musiknya dari awal.

“Gue mulai bikin lagu umur 13, cari label 15, baru dapet label diumur 17 tahun dan rilis album. Gue punya album di umur 17,” ucap Petra Sihombing.

Baca juga: Kerjakan Album Baru, Petra Sihombing Tak Terhalang Pandemi Covid-19

Namun, Petra Sihombing mengungkapkan, saat ingin memulai debut album pertamanya sempat terkendala biaya.

Kemudian, tidak ada perusahaan label mayor yang mau menerimanya.

Oleh karenanya, Petra Sihombing memutuskan untuk mengedarkan albumnya secara Indie.

Saat itu, sang ayah sampai harus menjual mobil untuk membiayai album pertamanya tersebut.

Dari penjualan Indie, Petra Sihombing akhirnya dilamar oleh sebuah label dan tampil di beberapa program musik di televisi.

Lagu dan penampilan Petra Sihombing lantas selalu disukai pecinta musik Indonesia hingga saat ini.

Baca juga: Petra Sihombing: Bokap Jual Mobilnya demi Album Gue

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tag

Artikel Terkait

Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua
Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi