Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tumbuh bersama kekuatan mimpi perempuan Indonesia

Diary Mendiang Lina Jubaedah, Ungkapan Kebahagiaan dan Sayang Terhadap SuleĀ 

Baca di App
Lihat Foto
Instagram/Rizky Febian
Rizky Febian mengenang Lina Jubaedah tepat pada 100 hari kepergian ibundanya tercinta itu.
|
Editor: Andika Aditia

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi Rizky Febian baru saja menemukan buku diary mendiang ibundanya, Lina Jubaedah, yang ditulis sewaktu masih hidup. 

Tepat Hari Ibu yang jatuh setiap 22 Desember, Rizky Febian mengunggah video di akun Instagram-nya dan membacakan potongan catatan harian dari Lina Jubaedah. 

Rasa bahagia memiliki rumah baru 

Cerita hari pertama tinggal di rumah baru bersama Sule ia tulis di buku diary-nya saat Rizky Febian masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). 

Dalam buku diary yang dibacakan Rizky Febian, pada 20 Januari 2006, Lina sangat merasakan kebahagiaan karena bisa tinggal di rumah baru yang ia idam-idamkan bersama Sule serta Rizky Febian dan Putri Delina. 

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Baca juga: Diari Mendiang Lina Jubaedah, Ungkapan Sayang kepada Sule

Lina menulis, hari pertama membuatnya sangat lelah lantaran harus menata segala barang-barang. 

Namun, rasa lelah itu tertutupi dengan bahagia yang menjamur pada dirinya, Sule, Rizky Febian, dan Putri Delina. 

"Kini tercapai sudah harapan kami untuk bisa hidup di atas kaki rumah sendiri. Walau banyak sekali rintangan, cobaan, godaan, yang kami hadapi, akhirnya kami bisa melalui," tulis Lina Jubaedah. 

"Hari demi hari, kami lalui bersama. Terasa nyaman, bahagia dan tentram yang kami rasakan. Suasana pagi di rumah kami yang baru sangat sejuk sekali. Udara yang dingin, terasa menyejukkan sekali. Tertera, 20 Januari 2006," ujar Lina lagi yang masih dibacakan Rizky Febian. 

Baca juga: Baca Diary Lina Jubaedah, Rizky Febian: Aku Bisa Seperti Ini karena Doa Ibu

Ungkapan sayang kepada Sule 

Rizky Febian juga membacakan ungkapan rasa sayang isi hati mendiang Lina yang begitu sayang dengan Sule. 

Dalam diary-nya, Lina menulis, "malam ini suamiku pulang, rasa kangen, rindu, sayang bercampur menjadi satu. Ingin rasanya kupeluk dia, aku rangkul dia". 

"Oh suamiku, betapa sayangnya kami padamu. Engkau pahlawan bagi kami bertiga. Berkatmu, kami, istri dan anak-anak berasa mendapatkan anugerah yang sangat besar sekali," bunyi buku harian mendiang Lina. 

Penyesalan 

Pemilik nama lengkap Rizky Febian Andriansyah Sutisna itu mengaku menyesal baru menemukan buku harian mendiang Lina selepas kepergiannya. 

Baca juga: Penyesalan Rizky Febian Baru Temukan Diary Mendiang Sang Ibu, Lina Jubaedah

Karena dari buku harian tersebut, Rizky Febian mengetahui isi hati sang ibu yang sebenarnya. Sedangkan, kini Lina Jubaedah telah tiada. 

"Kalau dibilang ada penyesalan, pasti amat sangat menjadi penyesalan karena kenapa baru bisa mengetahui isi hati seorang ibu, ketika sosok seorang ibu itu tidak ada," ungkap Rizky Febian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tag

Artikel Terkait

Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua

Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi