Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tumbuh bersama kekuatan mimpi perempuan Indonesia

Klarifikasi Ramzi Dibilang Pelit Tak Undang Alumni DA dan LIDA Saat Lebaran

Baca di App
Lihat Foto
KOMPAS.com/ICHSAN SUHENDRA
Ramzi
Penulis: Firda Janati
|
Editor: Andika Aditia

JAKARTA, KOMPAS.com - Presenter Ramzi mengklarifikasi langsung berkait tudingan netizen yang menyebutnya orang pelit.

Tudingan itu bermula karena Ramzi tak mengundang anak-anak alumni pencarian bakat DA (Dangdut Academy) dan LIDA (Liga Dangdut Indonesia) ke rumahnya saat lebaran.

Ramzi sebenarnya sudah mengklarifikasi secara tak langsung melalui sebuah unggahan di akun Instagram-nya.

Namun, Ramzi merasa harus meluruskan kembali agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Ia kembali mengklarifikasi lewat podcast di kanal YouTube Adiez Gilang dengan judul "Ruang Interogasi: Abi Ramzi Bongkar Anak-Anak DA dan LIDA".

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Baca juga: Alasan Ramzi Tak Undang Anak-anak DA dan LIDA ke Rumah Saat Lebaran

Berikut rangkuman Kompas.com.

Intens bertemu alumni DA dan LIDA

Kata Ramzi, dibanding dengan mertuanya yang tinggal dekat dengannya, pertemuan dia dengan anak-anak DA dan LIDA lebih intens karena setiap hari bertemu di acara televisi.

Ramzi bertanya apakah ada kewajiban untuk mengundang mereka sementara dia setiap hari sudah bertemu.

"Makanya gue bilang ada keharusan enggak (undang)? Jadi kalau dibilang pelit atau enggak, enggak nyambung," kata Ramzi.

Adanya perbandingan

Ramzi mengatakan, tudingan yang dilontarkan netizen itu muncul karena mereka membandingkan dengan artis lain.

Presenter yang akrab dipanggil "Abi Ramzi" ini sebenarnya bukan tipe orang yang meladeni netizen, tetapi dia merasa harus meluruskan.

Baca juga: Ramzi: Apa Gue Harus Kayak Orang Lain? Enggak

"Tetapi, harus gue luruskan karena gue enggak mau diperbandingkan, apa gue harus sama kayak orang lain? Enggak, apa orang lain harus sama seperti gue? Enggak," ucapnya.

Alasan tak undang

Ramzi bukan hanya tak mengundangalumni DA dan LIDA tetapi juga tamu lain adalah karena pembatasan jumlah orang yang berkumpul di masa pandemi Covid-19.

Selain itu, kata Ramzi, dia tinggal di komplek di mana seluruh warga di sana udah menaati peraturan terkait pencegahan penyebaran virus corona.

"Di mana logikanya ngundang orang banyak sementara tetangga-tetangga lain sudah membatasi (kerumunan)," tutur Ramzi.

Sudah dua tahun tak undang tamu

Ramzi menjelaskan, dia sudah dua tahun tidak mengundang banyak tamu ke rumah saat lebaran sejak pandemi menerjang Indonesia.

Baca juga: Dibilang Pelit terhadap Alumni DA dan LIDA, Ramzi Beri Klarifikasi

Dia bahkan membatasi jumlah tamu yang datang ke rumah ibunya karena merasa khawatir akan kesehatan sang ibu di tengah kondisi yang tak menentu ini.

"Tahun kemarin yang lagi kencang-kencangnya, sampai tahun ini, gue membatasi, gue tulis di grup keluarga," ujar Ramzi.

Saling menghormati keputusan

Ramzi berusaha untuk menaati dan mengikuti setiap peraturan yang bertujuan mencegah penularan virus corona.

"Ketika berkali-kali 'ayo jangan mudik, jangan kumpul', terus gue ngumpulin orang, di mana akal sehatnya?" ujarnya.

Ia bukan bermaksud untuk menyalahkan orang-orang yang masih tetap berkerumun untuk bertemu sanak saudara saat lebaran, tetapi lebih kepada saling menghormati keputusan.

Baca juga: Komentari Konflik Israel-Palestina, Ramzi: yang Kita Perlu Sedikit Akal dan Nurani

"Itu hak mereka, gue tidak bisa seperti orang lain, orang lain tidak mempunyai kewajiban untuk sama seperti gue," kata Ramzi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman
Tag

Artikel Terkait

Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua

Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi