Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tumbuh bersama kekuatan mimpi perempuan Indonesia

Para Korban Dugaan Pelecehan Seksual Miss Universe Indonesia Kecewa Tak Ada Empati dari Poppy Capella

Baca di App
Lihat Foto
Kompas.com/Revi C Rantung
Melissa Anggraini, kuasa hukum para pelapor dugaan pelecehan seksual di ajang Miss Universe Indonesia, di Polda Metro Jaya, Senin (14/8/2023).
|
Editor: Andi Muttya Keteng Pangerang

JAKARTA, KOMPAS.com - Para korban kasus dugaan pelecehan seksual Miss Universe Indonesia kecewa terhadap National Director Miss Universe Indonesia, Poppy Capella.

Setelah kasus ini mencuat ke publik, Poppy Capella atau bahkan Miss Universe dinilai tak memberikan empati sama sekali terhadap para korban.

"Yang dirasakan oleh pihak finalis itu tekanan terhadap mental mereka ya," kata Mellisa Anggraini, kuasa hukum korban pelecehan seksual Miss Universe Indonesia, saat ditemui di Polda Metro Jaya, Selasa (29/8/2023).

Baca juga: Kuasa Hukum Korban Dugaan Pelecehan Seksual Miss Universe Indonesia Pertanyakan CCTV Hotel

Sampai saat ini pihak Poppy Capella atau Miss Universe Indonesia justru menggunakan platform media sosialnya untuk keperluan lain.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

"Bahwa sampai saat ini yang kita lihat di media Instagram resmi Miss Universe Indonesia termasuk Poppy Capella dan orang-orang di sekitaran, mereka hanya memposting yang terkait tidak korban," kata Mellisa.

"Tetapi kepada korban sendiri kita lihat sampai hari ini tidak ada klarifikasi, tidak ada, janganlah permohonan maaf, investigasi atau apa pun, empati apa pun tidak ada," sambungnya.

Baca juga: 4 Korban Dugaan Pelecehan Seksual Miss Universe Indonesia Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya

Mellisa Anggraini menambahkan para korban bahkan tak pernah ditanyakan kondisinya oleh pihak Miss Universe Indonesia setelah kasus ini terbongkar.

"Meskipun masih dalam proses hukum yang awal pada saat itu, tetapi tidak ada sama sekali bentuk empati atau bertanyalah setidaknya apakah kalian benar-benar mengalami itu, tidak ada sama sekali," kata Mellisa.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyidikan terkait kasus dugaan pelecehan seksual Miss Universe Indonesia.

Baca juga: Perbedaan Miss Universe Indonesia, Miss Indonesia, dan Puteri Indonesia

Diberitakan sebelumnya, sejumlah finalis ajang Miss Universe Indonesia melaporkan dugaan pelecehan seksual pada agenda body checking oleh event organizers (EO) acara tersebut.

Laporan itu terdaftar dengan nomor LP/B/4598/VII/2023 SPKT POLDA METRO JAYA tertanggal 7 Agustus 2023.

Dugaan pelecehan seksual itu terjadi pada tanggal 1 Agustus 2023 di sebuah hotel di mana para korban difoto oleh pihak panitia dalam keadaan telanjang saat body checking.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tag

Artikel Terkait

Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua

Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi