Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tumbuh bersama kekuatan mimpi perempuan Indonesia

Review Film Layangan Putus, Ketika Dua Perempuan Dipermainkan Satu Laki-laki Red Flag

Baca di App
Lihat Foto
YouTube MD Pictures.
Layangan Putus The Movie
|
Editor: Dian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Layangan Putus the Movie melanjutkan cerita yang telah ditinggalkan di serialnya dua tahun lalu.

Kinan (kini dimainkan oleh Raihaanun) telah resmi bercerai dengan Aris (Reza Rahadian).

Kinan pun memilih untuk hidup mandiri sebagai single parent untuk Raya (Graciella Abigail).

Ia juga kembali aktif menjadi dokter, profesi yang sempat ditinggalkan selama menjadi istri Aris.

Baca juga: 4 Fakta Menarik Film Layangan Putus, Tayang di Bioskop Hari Ini

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sementara itu Aris akhirnya menikahi Lydia (Anya Geraldine), selingkuhannya selama masih berstatus sebagai suami Kinan.

Konflik pun datang ketika Lydia kesulitan mendapatkan hati Raya sebagai ibu sambung.

Di tengah kepusingan itu, Aris diam-diam mengharapkan cinta Kinan kembali.

Lydia pun seakan mendapat karma atas perbuatannya selama ini terhadap Kinan.

Baca juga: Raihaanun Tak Terbebani Perankan Kinan di Layangan Putus The Movie

Secara cerita, Layangan Putus the Movie menawarkan suatu hal menarik dengan membalik posisi Kinan dan Lydia.

Jika di serialnya Kinan menjadi orang paling terpuruk, kini giliran Lydia yang merasa sebagai orang tersial di muka Bumi.

Perasaannya selalu dibuat hancur oleh sifat manipulatif dari Aris, yang tak pernah berubah sejak awal.

Sementara itu Kinan, yang tengah berjuang untuk berdiri di kaki sendiri pasca-bercerai, dihadapkan dengan masalah cinta baru.

Keteguhan Kinan diuji ketika Aris datang kembali untuk meyakinkan hatinya.

Dinamika cerita yang berubah ini memberikan pengalaman menonton seru, terutama bagi mereka yang mengikuti kisah serialnya.

Sementara itu pergantian pemeran Kinan dari Putri Marino dan Raihaanun sebenarnya tak terlalu bermasalah.

Raihaanun berhasil membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu aktris terbaik Indonesia.

Raihaanun berhasil membangun chemistry yang apik dengan Reza, Anya, Grace, atau bahkan Marthino Lio.

Satu hal yang mungkin sangat membedakan Raihaanun dan Putri dalam memerankan Kinan adalah tingkat amarahnya.

Letupan emosi dari Putri dalam serial Layangan Putus tak bisa dipungkiri meninggalkan kesan mendalam.

Dijejali dengan sikap-sikap manipulatif Aris, Kinan yang sedang hamil dengan perubahan hormonnya meledak-ledak ketika adegan pertengkaran.

Dalam filmnya, Raihaanun pun mendapat kesempatan untuk meledak karena emosi dengan kondisi yang ada.

Namun ledakan emosi Raihaanun kurang meninggalkan kesan mendalam bagi penonton.

Terlepas dari itu, Raihaanun tetap berhasil mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Putri Marino.

Sementara itu Reza Rahadian lagi-lagi membuktikan dirinya sebagai aktor nomor satu di Indonesia.

Reza sukses membuat karakter Aris sebagai contoh laki-laki red flag yang harus dihindari oleh perempuan di luar sana.

Pada dasarnya, Layangan Putus the Movie mengajak penonton untuk melihat kesempatan kedua dari setiap karakternya.

Namun kesempatan kedua itu digunakan dengan cara berbeda tergantung dari kepribadian masing-masing.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman
Tag
Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua

Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi