JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi sekaligus aktor Jaja Miharja mengungkapkan alasannya mendapat Tanda Kehormatan dari Presiden Prabowo.
Jaja menerima Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma bersama delapan tokoh lainnya.
Baca juga: Dapat Tanda Kehormatan dari Presiden Prabowo, Jaja Mihardja Langsung Jahit Jas Baru
Ia menilai penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi negara kepada para seniman senior yang telah berjasa.
“Atas dianugerahi sama Presiden, Bintang Budaya Parama Dharma. Itu penghargaan buat seniman tua lah yang berjasa. Ayah kan banyak menekuni kesenian,” ujar Jaja Miharja di daerah Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (27/8/2025).
Jaja menuturkan, dirinya sudah mulai berkecimpung di dunia seni sejak tahun 1960.
Saat awal membentuk grup Orkes Melayu, ia bahkan kerap mendapat cemoohan.
Baca juga: Dapat Tanda Kehormatan dari Presiden Prabowo, Jaja Mihardja: Anugerah Tak Terhingga
“Saya tahun 1960 bentuk musik orkes melayu namanya sampai sekarang. Waktu seniman dicemooh, benar dulu apalagi yang namanya dangdut dicemooh, benar,” ucap Jaja.
“Apaan orkes melayu? Enggak maju lah. Karena gue berjuang, makanya kalau orang ada satu kerjaan tekunin. Nih buat generasi muda nih ye. Misalnya lu mau jadi apa? Terusin,” lanjut Jaja.
Jaja mengatakan, selain Orkes Melayu, ia pun menjadi pembawa acara Kuis Dangdut pada tahun 1994 selama 14 tahun.
Baca juga: Jaja Mihardja Kini Kurangi Makan Daging Kambing Usai Sempat Dirawat di Rumah Sakit
Selain aktif di musik, Jaja juga dikenal sebagai pembawa acara Kuis Dangdut yang tayang sejak 1994 dan bertahan selama 14 tahun.
Dari program itulah, ia populer dengan ucapan khas “apaan tuh?”.
“Iya. Ayah kan sekarang, Ayah di kuis saja 14 tahun. Di kuis dangdut,” ujar Jaja.
Baca juga: Terima Tanda Kehormatan dari Presiden Prabowo, Jaja Miharja: Gue Mau Nangis
Selama 65 tahun berkarier di dunia hiburan, Jaja bersyukur akhirnya mendapat penghormatan dari negara.
“Iyaa, buat ayah itu, penghargaan benar, penghormatan benar, yang enggak disangka-sangka. Jadi sejarah buat cucu-cucu cicit, jadi cerita. ‘Engkong gue, pernah dapat itu loh, buat cerita nanti’,” tutur Jaja.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.