JAKARTA, KOMPAS.com- Pernah hidup susah, komedian dan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Eko Patrio kini memiliki kekayaan ratusan miliar rupiah.
Perjalanan karier Eko juga cukup panjang sebelum duduk di Senayan selama empat periode.
Nama Eko besar sebagai seorang komedian di Indonesia, bersama grup lawak Patrio.
Tapi jauh berbeda dengan kehidupannya saat ini, Eko pernah menjadi kondektur bis dan berjualan kartu Lebaran.
"Waktu masih muda kayak lo, miskinan gue kemana-mana," kata Eko dikutip dari OTW Trans7, Rabu (27/8/2025), saat berbicara pada Dicky Difie.
Baca juga: Video Joget Viral, Eko Patrio Tanggapi Kritik dengan Video Parodi
Sebagai informasi, kini kekayaan Eko, seperti yang dilaporkan dan tercatat di LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) mencapai ratusan miliar rupiah.
Dalam LHKPN yang dilaporkan Eko Patrio pada 2 September 2024, pria kelahiran 30 Desember 1970 ini memiliki kekayaan bersih sebesar Rp 131.523.034.947.
Rinciannya berupa total kekayaan mencapai Rp 182.992.433.781 dan utang sebesar Rp 51.469.398.834.
Kekayaan terbesar Eko Patrio berasal dari aset properti berupa tanah dan bangunan dengan nilai keseluruhan mencapai Rp 166 miliar.
Baca juga: Empat Periode di DPR RI, Kekayaan Primus Yustisio Susul Eko Patrio
Tanah dan bangunan yang dimiliki Eko ada di beberapa daerah, seperti Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Nganjuk, Karangasem, Bogor.
Selain itu, Eko juga memiliki enam mobil dari berbagai merek dengan nilai keseluruhan Rp 5,5 miliar.
Mulai dari Toyota Alphard, Subaru, Mini Cooper, Lexus X Sport.
Eko Patrio juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 1.213.150.000.
Baca juga: Gagal Jadi Menteri Kabinet Prabowo, Eko Patrio Bantah Ditikung Kader Satu Partai
Video viral Eko Patrio
Sosok Eko Patrio mendadak disorot setelah viral dirinya ikut asik berjoget bersama sejumlah anggota dewan lainnya di sela rangkaian Sidang Tahunan MPR.
Terlebih aksi itu muncul setelah kabar kenaikan gaji anggota DPR RI.
Kritik kepadanya semakin kuat setelah Eko mengunggah video parodi sebagai DJ sound horeg. Hal ini dinilai seolah Eko sedang menantang masyarakat yang mengkritiknya.
"Biar jogednya lebih keren pakai sound ini aja," tulis Eko.
Setelah kembali menuai komentar negatif, Eko menjelaskan bahwa dia tak memiliki niat buruk dan meminta maaf.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.