Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tumbuh bersama kekuatan mimpi perempuan Indonesia

Rantis Brimob Lindas Ojol, Angga Sasongko: Kami Tuntut Pertanggungjawaban

Baca di App
Lihat Foto
KOMPAS.com/VINCENTIUS MARIO
Sutradara Angga Sasongko hadir dalam konferensi pers film Jalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Kamis (26/1/2023).
Penulis: Cynthia Lova
|
Editor: Andi Muttya Keteng Pangerang

JAKARTA, KOMPAS.com - Sutradara Angga Dwimas Sasongko turut menyoroti insiden tragis yang menewaskan seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan.

Affan dilindas kendaraan taktis milik polisi saat aksi demonstrasi di daerah Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8/2025) malam.

Melalui akun Instagram pribadinya, Angga menyampaikan keprihatinan sekaligus kritik keras atas peristiwa tersebut.

“Sudah cukup,” tulis Angga Sasongko dikutip Kompas.com, Jumat (29/8/2025).

Baca juga: Minta Maaf soal Ojol Tewas Dilindas Brimob, Melly Goeslaw: Banyak Sahabat Dekat Benci Institusi Saya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ia menilai tindakan itu bukan sekadar kecelakaan, melainkan bentuk kelalaian aparat yang seharusnya mengutamakan keselamatan warga.

“Ini adalah tindakan yang merobek kepercayaan antara negara dan warganya. Ini bukan keamanan, melainkan kelalaian. Sebuah kegagalan untuk menjunjung nilai paling fundamental: keselamatan setiap individu,” tulis Angga.

Menurut Angga, institusi kepolisian memiliki mandat untuk menjaga demokrasi dan melindungi rakyat, bukan sebaliknya.

Baca juga: Raffi Ahmad Berduka Rantis Brimob Lindas Ojol: Surga Buat Affan Kurniawan

“Polisi diberi amanat bukan untuk mendominasi, melainkan menjaga demokrasi. Tugas Anda adalah melindungi rakyat, bukan membungkam mereka. Kewajiban Anda adalah menjaga hidup, bukan menghancurkannya,” tulis Angga.

Angga juga menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Affan dan menuntut adanya pertanggungjawaban dari pihak terkait.

“Kami berduka atas kehilangan ini. Kami menuntut pertanggungjawaban,” lanjut Angga.

Baca juga: Berduka atas Pengemudi Ojol yang Tewas Dilindas Rantis Brimob, Andre Taulany: Keadilan untuk Affan

Ia menutup pernyataannya dengan mengingatkan bahwa kekuasaan tanpa batas hanya akan melahirkan tirani, dan demokrasi tanpa kemanusiaan adalah hampa.

“Biarlah tragedi ini menjadi pengingat: kekuasaan tanpa kendali adalah tirani. Dan demokrasi tanpa kemanusiaan hanyalah kosong,” tutur Angga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tag
Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua
Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi