Komandan AS: Beijing Bangun Tujuh Pangkalan Militer di Laut China Selatan

Lihat Foto
AFP/TED ALJIBE
Foto udara daratan buatan China, Karang Subi di Kepulauan Spratly di Laut Cina Selatan. AS menyebut Beijing akan membangun tujuh pangkalan militer di jalur laut yang disengketakan.
|
Editor: Agni Vidya Perdana

WASHINGTON, KOMPAS.com - Komando Pasifik AS memperingatkan semakin berkembangnya kekuatan militer China. Beijing bahkan disebut tengah merencanakan pembangunan tujuh pangkalan militer baru di Laut China Selatan.

"China saat ini tengah berusaha menegaskan kedaulatan de facto mereka di wilayah perairan yang disengketakan."

"Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan membangun basis militer di daratan buatan," kata Komandan Komando Pasifik AS, Admiral Harry Harris dalam sidang kongres.

Dilansir dari SCMP, Harris mengatakan kepada Komite Dinas Angkatan Bersenjata, fasilitas baru yang bakal dibangun China akan dilengkapi gudang pesawat, fasilitas barak, sistem radar dan persenjataan, serta landasan sepanjang tiga kilometer.

Baca juga: Afghanistan Akui China Berniat Bangun Pangkalan Militer

Video Rekomendasi

Beijing memiliki wilayah yang disengketakan dengan Brunei, Malaysia, Filipina, Vietnam dan Taiwan di Laut China Selatan. Sebuah jalur strategis yang dilalui lebih dari sepertiga jalur perdagangan dunia.

Harris melihat langkah klaim wilayah oleh Beijing di perairan selatan dan timur China sebagai tindakan terkoordinasi, bermetode dan strategis.

"China menggunakan kekuatan militer dan ekonominya untuk mengikis tatanan internasional yang bebas dan terbuka," kata dia.

Di wilayah Laut China Timur, kapal-kapal milik China kerap kali terlihat menyusup ke wilayah perairan Jepang di sekitar kepulauan Senkaku. Ini sebagai upaya merusak administrasi pulau-pulau tak berpenghuni.

Harris mengatakan, AS harus semakin memperkuat hubungan sekutunya dengan Jepang, serta Korea Selatan.

Baca juga: Denah Pangkalan Militer AS Terbongkar Gara-gara Aplikasi Joging

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel Terkait


Video Pilihan
Sumber: SCMP
TAG:

Kompas.com Play

Lihat Semua

Terpopuler
Komentar

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi