Tumbuh bersama kekuatan mimpi perempuan Indonesia

Kenali "Hustle Culture", Gila Kerja yang Bisa Berujung Kematian

Lihat Foto
SHUTTERSTOCK
Fenomena hustle culture bisa menyebabkan burnout, bahkan kematian jika dilakukan dalam jangka panjang.

KOMPAS.com - Bekerja memang menjadi sudah menjadi rutinitas yang dilakukan sehari-hari untuk memenuhi kesejahteraan hidup. Namun, tak sedikit pekerja yang pada akhirnya mengorbankan waktu dan kesehatannya demi pekerjaan mereka.

Fenomena ini disebut hustle culture. Hustle culture adalah kondisi yang terjadi karena seseorang memiliki motivasi untuk bekerja melebihi batas waktu demi meraih kesuksesan. Bahkan mereka seolah ingin bekerja keras lebih banyak daripada waktu normal.

Gaya hidup hustle culture pada akhirnya dapat merusak keseimbangan kehidupan dan pekerjaan (work life balance) seseorang serta berdampak buruk terhadap kesehatan mental dan emosional.

"Tren hustle culture ini hampir dialami oleh sebagian besar pekerja di berbagai perusahaan, terutama kalangan fresh graduate."

"Tuntutan kebutuhan hidup yang banyak mengharuskan mereka bekerja lebih keras supaya mendapatkan penghasilan besar
meskipun mengesampingkan kesehatan diri sendiri."

Demikian diungkapkan oleh psikolog sekaligus tim konselor dari aplikasi konseling karyawan, Riliv, Graheta Rara Purwasono, M.Psi, seperti dikutip Kompas.com dari keterangan tertulis.

Baca juga: 8 Cara Mengatasi Burnout, Tak Selalu Berhenti Kerja

Faktor eksternal juga bisa membuat seseorang semakin terpacu untuk menerapkan hustle culture. Misalnya, kutipan atau cerita dari para orang sukses yang membuat mereka semakin ingin bekerja keras demi mendapatkan hasil maksimal.

"Memang tidak salah dengan mengonsumsi hal itu, tapi apabila sampai salah pemahaman, maka akan berakibat pada pemaksaan diri sendiri untuk gila bekerja," tuturnya.

Selain itu, beberapa dampak buruk hustle culture yang berisiko terjadi seperti burnout (stres berat), kelelahan, hingga yang lebih berbahaya lagi dapat menyebabkan kematian. Menurut Graheta, sudah banyak kasus kematian yang terjadi akibat hustle culture dalam dunia kerja.

Perubahan mindset berikut diyakini dapat membantu mengurangi hustle culture, di antaranya:

Halaman Selanjutnya
Halaman

Artikel Terkait

Editor: Nabilla Tashandra
TAG:

Kompas.com Play

Lihat Semua

Video Pilihan

Terpopuler
Komentar

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi