Kalau Menguntungkan, Kenapa Ilmu Dibagikan di Seminar?

Lihat Foto
shutterstock
Ilustrasi pergerakan harga saham
Editor: Bambang Priyo Jatmiko
                                              Oleh Ryan Filbert
                                                   @RyanFilbert

KOMPAS.com - Pernahkah Anda mendapatkan sebuah iklan di media cetak atau radio yang menawarkan sebuah strategi bertransaksi di bursa saham dan valuta asing yang tampaknya keren sekali, begitu menguntungkan hingga tampaknya bertransaksi dengan metode yang dijual tersebut bisa menghasilkan keuntungan singkat?

Seminar dan pelatihan itu kadang dijual dengan sangat mahal karena memiliki fitur fantastis: tanpa usaha, duduk manis, bisa menghasilkan keuntungan besar, jelas akan sangat nikmat.
Muncullah sebuah pendapat menarik: bila ada sebuah metode yang begitu menjanjikan keuntungan, apalagi secara cepat, kenapa si pemilik tidak memakainya sendiri, bukankah itu sebuah tambang emas?

Bahkan, andaikan ada sebuah proses kimia yang mengubah batu menjadi emas ditemukan oleh Anda, apakah Anda mau membagikannya?

Dengan pemahaman tersebut, muncul pertanyaan apakah memang iklan yang menawarkan sebuah metode transaksi itu bisa menguntungkan? Apabila menguntungkan seperti janjinya kenapa justru dibagikan?

Saya pun sebagai seorang praktisi di dunia investasi dan juga mengadakan seminar edukasi mengenai investasi dulunya sebelum sedikit memahami dunia investasi selalu bertanya-tanya hal itu. Tentu juga bertanya pada setiap guru-guru yang mengajarkan investasi kepada saya.
Dari sekian banyak versi jawaban, saya kira inilah jawaban yang dapat saya bagikan kepada banyak orang.

1. Dunia pasar modal bukan kimia

"Menurut kamu, Ryan, metode apa yang terbaik di pasar modal untuk membuat kamu menghasilkan keuntungan?" Loh, pertanyaan balik itu membuat saya bingung ketika saya menanyakan kepada seorang guru kenapa mau mengajarkan "ilmu membuat emasnya”.

Dengan beberapa jawaban dari saya, maka dijawablah oleh guru itu, metode terbaik yang menguntungkan di pasar modal adalah metode yang paling banyak digunakan oleh semua orang. Semakin banyak yang pakai maka semakin baik.

Andaikan semua orang berpendapat bahwa harga 1.000 adalah yang termurah, maka semua orang akan membeli di harga 1.000. Tentunya harga tidak bertambah murah dan justru mulai naik menjauhi harga itu.

Halaman Selanjutnya
Halaman
Baca tentang

Kompas.com Play

Lihat Semua

Video Pilihan
TAG:


Terpopuler
Komentar

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi