Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menteri KKP: Tancap Gas Pengesahan Regulasi Penangkapan Ikan Terukur

Baca di App
Lihat Foto
DOK. Humas Kementerian Kelautan dan Perikanan
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam acara Bincang Bahari Edisi Spesial bertajuk Catatan Akhir Tahun 2021 dan Program Ekonomi Biru 2022 di Gedung Mina Bahari III, Jakarta, Rabu (22/12/2021).
|
Editor: Aprillia Ika

fJAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meminta seluruh jajarannya untuk tancap gas setelah libur Lebaran 2022 ini. Hal ini guna menjaga kualitas kinerja KKP pasca-libur Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Pasalnya, terdapat beberapa agenda yang harus dituntaskan terkait penyelesaian regulasi, implementasi program unggulan, dan optimalisasi layanan kepada masyarakat.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, salah satu regulasi yang tengah dikebut pengesahannya adalah kebijakan penangkapan terukur berbasis kuota.

"Saat ini draf rancangan peraturan pemerintah (RPP) berada di Sekretariat Kabinet. Kebijakan penangkapan terukur berbasis kuota merupakan satu dari tiga program unggulan KKP," kata dia dalam siaran pers, dikutip Kompas.com, Selasa (10/5/2022).

Baca juga: Menteri KKP Minta UMKM Kampung Bandeng Gresik Segera Tersertifikasi, Ini Alasannya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Video Terkini

Sembari menunggu tindak lanjut dari Sekretariat Kabinet, ia meminta jajaran di Ditjen Perikanan Tangkap untuk terus melengkapi fasilitas pendukung pelabuhan perikanan.

Beberapa fasilitas yang perlu dilengkapi di antaranya adalah timbangan online, docking kapal, hingga perbaikan fasilitas pendaratan ikan di pelabuhan.

"Saya minta kepada Ditjen Perikanan Tangkap untuk mempersiapkan ini, jangan menunggu. Betul-betul dipersiapkan, sehingga saat regulasi disahkan kita bisa langsung menjalan program dengan optimal," tegas dia.

Baca juga: Melejit, Nilai Ekspor Produk Perikanan RI Tembus Rp 21,95 Triliun pada Kuartal I-2022

Ia menyebut, saat ini KKP masih memiliki tugas yang banyak. Misalnya, salah satunya program besar soal RPP Sedimentasi yang berkaitan dengan kesehatan laut.

"Ini harus bergerak cepat. Saya juga minta untuk selalu bicara ke bawahan, jangan satu arah. Sampaikan ke bawah agar yang bawah juga bisa memberi masukan ke atas," ujar dia.

Hal tersebut disampaikan Menteri Trenggono saat memimpin Halal Bihalal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Senin (9/5/2022).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tag
Video rekomendasi
Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke

Video Pilihan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler
Komentar

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi