Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dorong Pertumbuhan Ekosistem Digital, Lazada Optimalkan Peran E-commerce

Lihat Foto
KOMPAS.com/KIKI SAFITRI
Executive Director Lazada Indonesia Ferry Kusnowo (kanan).
Penulis: Kiki Safitri
|
Editor: Yoga Sukmana

JAKARTA, KOMPAS.com – Munculnya pandemi Covid-19 pada awal tahun 2020 tak hanya memberikan dampak negatif saja, namun juga dinilai mendorong akselerasi digital yang sangat cepat.

Executive Director Lazada Indonesia Ferry Kusnowo mengatakan, adaptasi yang cepat turut mendorong pertumbuhan e-commerce Lazada hingga 3 kali lipat. Ferry mengatakan, permintaan masyarakat yang meningkat dengan berbelanja online, kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Peran e-commerce atau digital ekonomi selama pandemi menunjang pertumbuhan ekonomi Indonesia. Selama pandemi, seller offline mulai beralih ke online karena pembatasan aktivitas. Di samping itu, permintaan masyarakat selama pandemi turut meningkat, dan kini menjadi bagian dari keseharian,” ujar Ferry dalam acara Kompas G20 Program Sapa Sosok Bersama Lazada, Kamis (25/8/2022).

Baca juga: Kini Konsumen Ramayana Bisa Belanja Pakai Paylater dari Kredivo

Ferry mengatakan akselerasi digital yang dipercepat ini juga harus mempersiapkan ekosistem yang ada agar dapat berjalan beriringan. Dia mengatakan untuk mempersiapkan hal tersebut tantangan yang terjadi adalah bagaimana penjualan dan pemahaman baik seller atau buyer bisa berkembang.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

“Ekosistem yang lengkap, tidak hanya dari segi platform saja, atau logistik saja. Namun, bagaimana mereka bisa naik kelas, itu semua tantangan yang terjadi dalam mendukung pertumbuhan digital ekonomi,” jelas dia.

Di sisi lain, Ferry mengatakan untuk mendorong ekosistem digital, perlu sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan pasar saat ini. Namun menurutnya, cukup sulit mendapatkan talenta-talenta tersebut.

Oleh sebab itu, sebagai salah satu perusahaan e-commerce yang berdiri selama 10 tahun di Indonesia, pihaknya terus mendorong pengembangan SDM. Misalkan saja melalui program-program seperti program digital lewat inisiatif bernama Gerakan Akselerasi Karya Rakyat Digital Indonesia atau Akar Digital Indonesia.

Baca juga: DPD: Hampir Dipastikan Harga BBM Subsidi Naik dalam Waktu Dekat

“Kita butuh banyak talenta, saat ini agak susah mencarinya, dan bagaimana mengembangkan kemampuan mereka. Lazada punya program Akar, di mana kami bekerja sama dengan pemerintah daerah, provinsi dan kota memberi pengetahuan terkait penjualan online,” ujar dia.

Lazada juga memiliki Lazada University yang bisa diikuti oleh para UMKM secara online. Ada juga, Lazada Club, sebagai wadah komunitas Lazada tiap kota memiliki leader, dan bisa saling belajar untuk menguatkan bisnis UMKM masing-masing.

Selain itu, Lazada juga bekerja sama dengan pemerintah melalui Kampus Merdeka, dan menghadirkan program dengan beberapa universitas/sekolah untuk memberikan pengalaman kepada generasi muda sebelum lulus kuliah.

“Namun ini tidak hanya Lazada dan pemerintah. Kami butuh bantuan dari semua stakeholder untuk kerja sama menyelaraskan pendidikan di Indonesia supaya (tenaga kerja) bisa sesuai dengan kebutuhan saat ini,” kata dia.

Baca juga: Tingkatkan Kenyamanan Penumpang, KAI Akan Beli Kereta Baru Kelas Ekonomi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tag

Artikel Terkait


Video Pilihan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler
Komentar

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi