Polri Sebut Terduga Teroris SHS Bagian Kelompok JAD Jawa Barat

Lihat Foto
KOMPAS.com/CHRISTOFORUS RISTIANTO
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Brigjen (pol) Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/4/2019).
|
Editor: Diamanty Meiliana

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menyatakan, terduga teroris berinisial SHS yang menusuk empat anggota polisi merupakan bagian dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Jawa Barat.

"SHS termasuk anggota kelompok JAD Jawa Barat bersama terduga teroris berinisial A yang sebelumnya kita tangkap juga," ujar Dedi lewat pesan singkat, Kamis (4/4/2019).

Penangkapan SHS di kampung Cibungur, desa Batujajar Timur, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, merupakan pengembangan dari tertangkapnya teroris berinial WP alias Sahid dan A yang bertugas mengkoordinasikan kelompok JAD di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Baca juga: Empat Anggota Polisi Ditusuk Terduga Teroris Berinisial SHS di Bandung

 

SHS, WP, dan A, lanjutnya, juga terkait dengan teroris AH yang ditangkap di Sibolga, Sumatera Utara. Mereka terkait dengan pendanaan maupun akan melakukan amaliyah di sejumlah wilayah di Indonesia.

"SHS itu bagian dari kelompok JAD Jawa Barat yang kami kejar, kelompok mereka kan jumlahnya 6-8 orang," ungkapnya kemudian.

Dedi menjelaskan, SHS juga sudah mengikuti latihan dan terpapar paham radikal. Tak pelak, ia berani melukai empat anggota polisi dengan senjata tajam yang sengaja dipersiapkan.

Baca juga: Kata Warga, Terduga Teroris Melawan saat Dibekuk Densus di Bandung Barat

 

Kronologi penusukan yang dilakukan SHS terjadi saat polisi mengedepankan langkah-langkah persuasif.

Langkah represif, lanjutnya Dedi, belum dilakukan kepolisian. Kemudian, SHS sengaja pura-pura menyerah dan tidak melakukan perlawanan, namun kemudian ia menusuk anggota polisi.

"Polisi melakukan upaya paksa untuk melumpuhkan pelaku," ungkap Dedi.

Saat ini, lanjutnya, kondisi keempat anggota tersebut sedang mendapatkan mendapatkan perawatan di beberapa rumah sakit yang ada di Bandung.

Kompas TV
Tim Densus 88 Mabes Polri menangkap 5 orang yang diduga terkait jaringan teroris di Karawang, Jawa Barat. Untuk penyelidikan lebih lanjut polisi juga membawa sejumlah anggota keluarga terduga teroris. Salah satu terduga teroris berinisial A dtangkap di sebuah ruko di Jalan Wirasaba Adiarsa, Kampung Utama Jaya, Kecamatan Karawang Timur, Rabu (3/4/2019) malam. Ia ditangkap saat akan membuka usaha kebab miliknya. Tak hanya A, Densus juga membawa istri dan mertuanya. Sementara itu tim Densus 88 juga menangkap 4 terduga teroris lainnya yang berasal dari Kecamatan Kota Baru, Kecamatan Cikampek dan Kecamatan Majalaya. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri membenarkan adanya penangkapan terduga teroris oleh Densus 88 di Karawang, Jawa Barat. Penangkapan ini merupakan pengembangan dari penangkapan terduga teroris di Bandung 28 Maret lalu. #Densus88 #TerdugaTerorisJAD #Karawang

Kompas.com Play

Lihat Semua

Video Pilihan
TAG:


Terpopuler
Komentar

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi