Gadis 15 Tahun Diperkosa Saat Cari Sinyal di Kebun Sawit, Alami Trauma dan Pelaku Sempat Kabur

Lihat Foto
KOMPAS.COM/HANDOUT
Ilustrasi
Editor: Michael Hangga Wismabrata

KOMPAS.com - Polisi telah menangkap AA (27) yang diduga telah memperkosa seorang gadis berusia 15 tahun di tengah kebun kelapa sawit, di Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Jumat (12/6/2020). 

“Kami dapatkan informasi bahwa pelaku melarikan diri ke Sanggau. Sampai ke tempat pelariannya, ia pun ditangkap tanpa perlawanan,” kata Kasat Reskrim Polres Landak Iptu Idris Bakara.

Baca juga: "Tak Ada Corona di Surabaya, Saya Akan Hirup Mulut Pasien Covid-19 di Rumah Sakit"

Sementara itu, akibat tindakan bejat AA, korban mengalami trauma. Saat ini masih menjalani pemulihan dari keluarga dan perawat di rumah sakit.

Video Rekomendasi

“Usai kejadian, korban langsung dibawa ke RSUD Landak,” kata Idris saat dihubungi Kompas.com, Jumat (12/6/2020).

Gara-gara cari sinyal

Dari hasil pemeriksaan sementara, kasus perkosaan tersebut terjadi pada Sabtu (6/6/2020).

Saat itu korban mencari sinyal bersama temannya di kebun sawit tak jauh dari rumahnya.

Tak berselang lama, pelaku datang dan mengajak korban pergi ke suatu tempat. Tanpa rasa curiga, korban pun mengiyakan ajakan pelaku.

“Ternyata pelaku membawa korban berbelok ke arah kebun sawit. Di sana, pelaku memaksa korban untuk melayani nafsu bejatnya,” terang Idris.

Baca juga: Hendak Cari Sinyal Telepon, Remaja 15 Tahun Ini Malah Diperkosa

Setelah itu, korban langsung melarikan diri ke rumah kerabatnya yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Baca juga: Pengakuan Anggota DPRD yang Tawari Korban Pemerkosaan Rp 500 Juta: Saya Memang Lancang

Dalam keadaan menangis, korban menceritakan kejadian tersebut kepada kerabatnya.

“Kerabatnya itu pun kemudian mengantarkan korban kepada orangtuanya. Dan segera membuat laporan kepolisian,” ujar Idris.

(Penulis: Kontributor Pontianak, Hendra Cipta | Editor: Dony Aprian)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel Terkait


Video Pilihan
TAG:

Kompas.com Play

Lihat Semua

Terpopuler
Komentar

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi