Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menlu: Di Tengah Pandemi, Indonesia Berhasil Tingkatkan Kinerja Ekspor

Baca di App
Lihat Foto
Kemlu RI
Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi saat memberikan keterangan di Kantor Kemlu, Jakarta, Kamis (9/4/2020).
Penulis: Sania Mashabi
|
Editor: Diamanty Meiliana

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan, Indonesia berhasil meningkatkan komoditas ekspor di masa pandemi virus corona atau Covid-19.

Hal itu ia katakan berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada Mei hingga Juni 2020.

"Di tengah pademi ini, kalau kita melihat data BPS bulan Mei dan Juni ini Alhamdulillah Indonesia justru berhasil meningkatkan kinerja ekspor," kata Retno melalui telekonferensi, Kamis (30/7/2020).

"Tidak saja ke RRT (Republik Rakyat Tiongkok) tetapi juga ke Amerika Serikat, India, Jepang dan Singapur," lanjut dia.

Baca juga: Manfaatkan Kesempatan, RI Bakal Ekspor Udang ke Tiga Negara

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terkait ekpor Indonesia dalam konteks percepatan pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19, Retno di pertemuan virtual dengan Menlu China, Wang Yi hari ini, Retno meminta akses ekspor Indonesia untuk China diperluas.

Terutama terkait ekspor minyak kelapa sawit, sarang burung walet, buah tropis dan produk laut.

Masih dalam hal pemulihan ekonomi Retno juga ingin menjaga investasi yang berkualitas dan saling menguntungkan dengan China. Mengingat, lanjut dia, China merupakan investor terbesar kedua untuk Indonesia setelah Singapura.

Baca juga: Kemendag Genjot Ekspor Kopi hingga Keripik ke Kanada

"Kemudian hal lain yang kita bahas adalah rencana pembentukan travel corridor bagi business essential yaitu bussiness essential travel corridor arrangement yang diharapkan dapat kita selesaikan dalam waktu dekat dengan RRT," ungkap dia.

Sedangkan terkait kerja sama penanganan Covid-19, China dan Indonesia sepakat untuk meningkatkan kolaborasi internasional.

"Kami sepakat untuk meningkatkan kolaborasi internasional guna penanganan Covid-19 terutama dalam menjamin rantai pasokan bahan baku bagi produksi obat dan pengembangan vaksin," ucap Retno Marsudi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tag
Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua

Terpopuler
Komentar

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi