Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bukan Politis, Ini Alasan Tayangan ILC Dihentikan Sementara

Lihat Foto
DOK. SHUTTERSTOCK
Ilustrasi digitalisasi
|
Editor: Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Stasiun televisi TV One menjelaskan mengenai alasan program Indonesia Lawyers Club (ILC) dihentikan sementara.

Dalam keterangan pers, TV One menyebutkan, dengan berakhirnya kerja sama pada tahun 2020 serta dalam pengembangan penayangannya, disepakati bahwa ILC akan ditayangkan di platform digital.

Pihak TV One dan pemegang hak siar ILC berpandangan bahwa program ILC memiliki potensi untuk dapat berkembang lebih pesat di platform digital.

"Beberapa indikator yang mendukung pandangan ini adalah jumlah subscribers di kanal Indonesia Lawyers Club pada suatu platform digital terkemuka mencapai lebih dari 4 juta pemirsa, dengan jumlah rata-rata views per bulan mencapai lebih dari 50 juta tayangan," demikian keterangan pers TV One yang diterima Kompas.com, Rabu (16/12/2020).

Baca juga: Formappi: Kalau Mau Perkuat Demokrasi, Ya Hapus UU ITE

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Video Terkini

Pihak TV One menilai, platform digital menjadi media utama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atas sebuah informasi, termasuk informasi berita.

Selain itu, platform digital diprediksi akan lebih dominan dalam memenuhi informasi masyarakat.

"Dan program ILC di platform digital akan hadir memenuhi kebutuhan tersebut. TV One berharap tayangan ILC di platform digital nanti akan terus berkembang dan menjadi tayangan yang selalu dinanti oleh masyarakat," demikian keterangan TV One.

Baca juga: Ketum Ikatan Jurnalis Televisi: Media Punya Peranan Penting Cegah Berita Hoaks

Adapun berakhirnya tayangan ILC menjadi sorotan masyarakat serta politisi Tanah Air. Salah satunya politisi Partai Gerindra, Fadli Zon.

Fadli menilai, berakhirnya tayangan ILC memperlihatkan demokrasi di Indonesia telah dimatikan.

"Terima kasih asts peran @ILCtv1 selama ini. Kelihatannya demokrasi memang telah dimatikan," tulis Fadli melalui akun resmi Twitter-nya @fadlizon, Selasa (15/12/2020).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tag
Video rekomendasi

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Video Pilihan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua

Terpopuler
Komentar

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi