JELAJAHI

Masih Tahap Awal, Peugeot Indonesia Belum Mau CKD

Lihat Foto
Peugeot 5008
|
Editor: Agung Kurniawan

SOLO, KOMPAS.com - PT Astra International Tbk - Peugeot Sales Operation (Astra Peugeot) mengaku belum berencana untuk membuat perakitan mobil di Indonesia dalam waktu dekat.

Finance & Marketing Department Head Astra Peugeot Fadjar Tjendekia mengatakan, hal tersebut karena saat ini pihak prinsipal masih melihat perkembangan pasar Indonesia lebih dahulu, termasuk penjualan rata-ratanya.

"Pendirian pabrik perakitan (untuk completely knocked down/CKD) itu harus ada kesepakatan antara distributor dengan prinsipalnya, harus mencapai skala ekonomi tertentu dulu. Skala ekonomi itu turunannya nanti ada penentuan target penjualan distributor, harus mencapai berapa unit pada model tertentu," kata dia di Solo, Jawa Tengah, Senin (17/2/2020).

Baca juga: Peugeot Masih Pikir-pikir Lansir SUV Kompak 2008

"Tapi saat ini belum dibuat target skala ekonominya. Sebab, kita masih baru dan lihat pasar dahulu. Meski begitu, kita tidak menutup segala kemungkinan," lanjut Fadjar.

Berdasarkan data yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales mobil premium asal Perancis ini mampu mencapai 129 unit atau naik sekitar 80 persen dari tahun-tahun sebelumnya, tapi turun 10 unit dibanding 2018.

Capaian tersebut, Fadjar masih enggan untuk menyebut apakah sudah sesuai rencana Astra Peugeot atau tidak. Namun yang pasti, pihaknya tengah mempertimbangkan banyak hal untuk bisa meningkatkan volume penjualan.

"Bisa saya katakan baik (penjualan tahun lalu) dan kita akan terus dorong dengan meningkatkan brand awareness bahwa Peugeot itu berada di bawah Astra. Serta, kita akan hadirkan produk baru tiap tahunnya. Jika line-up model kita sudah lengkap, saya rasa mulai terlihat (dinamika penjualan Peugeot)," kata dia.

TAG:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Video Pilihan

Terpopuler
Komentar
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi