JELAJAHI

Jokowi Belum Putuskan Larangan Mudik Lebaran Tahun Ini

Lihat Foto
ANTARA FOTO/DEDHEZ ANGGARA
Kendaraan pemudik memadati jalur tol Palikanci, Tegalkarang, Cirebon, Jawa Barat, Minggu (9/6/2019). Pada puncak balik H+4 Lebaran 2019, jalur tol Palimanan-Kanci (Palikanci) mengalami peningkatan volume kendaraan pemudik menuju Jakarta.
Penulis: Stanly Ravel
|
Editor: Agung Kurniawan

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah dinanti, keputusan soal mudik Lebaran 2020 di tengah pandemi corona (Covid-19) yang melanda Indonesia, belum diputuskan.

Menurut Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati, pemerintah masih melakukan kajian terhadap larangan mudik bila secara resmi diberlakukan.

"Berdasarkan hasil rapat terbatas (ratas) tentang antisipasi mudik Lebaran yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), diputuskan pemerintah masih akan melakukan kajian dampak ekonomi. Hasilnya akan disampaikan dalam waktu dekat ini," kata Adita dalam keterangan resminya kepada Kompas.com, Senin (30/3/2020).

Baca juga: Kemenhub Cabut Larangan Operasi Bus AKAP di Jakarta

Menyikapi keputusan tersebut, menurut Adita, Kemenhub pada dasarnya telah menyiapkan berbagai skenario terkait pengaturan transportasi mudik untuk Lebaran tahun ini.

Kondisi tersebut dilakukan sambil menunggu keputusan resmi yang akan disampaikan Jokowi. Baik nantinya berupa larangan, himbauan ataupun pembatasan transportasi untuk kegiatan mudik masyarakat.

"Untuk transportasi logistik akan tetap diselenggarakan seperti biasa, tidak ada skenario pelarangan atau pembatasan," kata Adita.

Terkait penanganan dan pencegahan wabah corona di sektor transportasi, Kemenhub mengklaim telah menjalankan protokol transportasi publik semua moda. Baik di sektor darat, laut, udara, dan perkeretaapian, seperti ;

Baca juga: Karantina Wilayah, Pemprov DKI Kaji Larangan Kendaraan Pribadi

- Penyemprotan disinfektan terhadap sarana dan prasarana transportasi publik secara berkala,
- Menyediakan hand sanitizer,
- Mengukur suhu petugas maupun penumpang,
- Menyediakan masker bagi penumpang yang sedang batuk atau flu, serta,
- Penerapan social distancing dengan mengatur jarak antar penumpang saat berada di area transportasi publik.

"Melihat kondisi sudah banyak masyarakat yang melakukan perjalanan ke luar Jakarta, Kemenhub akan terus mengkampanyekan tidak mudik dan tidak piknik, guna mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan mudik atau perjalanan demi mencegah menyebarnya wabah Covid-19," ucap Adita.

Sementara itu, mengutip dari NasionalKompas, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo, meminta masyarakat bersabar menunggu kebijakan soal mudik Lebaran.

Menurut Doni, aturannya sudah dibahas secara detail dengan melibatkan para gubernur dan akan diputuskan pada Selasa (31/3/2020) sore.

"Menyangkut masalah mudik atau tidak mudik tadi sudah dibahas, untuk keputusan ini akan dikeluarkan besok sore. Siapa yang boleh mudik, siapa yang kira-kira dianjurkan tidak mudik dengan beberapa ketentuan yang nantinya akan dikeluarkan oleh pemerintah," ujar Doni.

TAG:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Video Pilihan

Terpopuler
Komentar
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi