Penyebab Kabel Kopling Sepeda Motor Cepat Putus

Lihat Foto
Otomania/Setyo Adi
Tali Kopling
|
Editor: Azwar Ferdian

JAKARTA, KOMPAS.com - Perawatan pada sepeda motor dengan transmisi manual berbeda dengan motor yang bertransmisi otomatis. Umumnya, motor bertransmisi manual terdapat pada motor sport.

Perbedaan paling jelas adalah terdapatnya tuas kopling pada setang sebelah kiri. Tuas tersebut dioperasikan tiap pengendara akan melakukan perpindahan gigi.

Baca juga: Ngerem Motor Sport, Tak Perlu Selalu Tarik Kopling

Seiring dengan pemakaian, kabel yang menghubungkan tuas dengan kopling juga bisa putus. Tapi, ada juga faktor lainnya yang bisa membuat kabel kopling cepat putus.

Ribut Wahyudi, Kepala Bengkel Honda Bintang Motor Cinere, saat dihubungi Kompas.com, mengatakan, pada prinsipnya, kabel kopling memiliki pelumasan dari pabrikan. Selain itu, terdapat karet pelindung supaya air dan debu tidak masuk ke dalam kabel.

"Jadi, biasanya yang bikin cepat putus adalah pelumasannya yang kering atau habis, serta kabel kotor dengan air atau debu," ujar Wahyudi, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Baca juga: Cara Berkendara Agar Kampas Kopling Skutik Awet

Tidak hanya kering dan kotor saja yang membuat kabel kopling cepat putus. Di beberapa kasus, terjadi juga kabel kopling cepat putus, padahal belum lama diganti.

Biasanya, hal tersebut dikarenakan posisi kabel yang tidak benar. Sehingga, kabel tidak dapat bergerak bebas atau tergesek-gesek komponen lain.

TAG:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Video Pilihan

Terpopuler
Komentar
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi