Kenali Arti dari Nomor Pintu yang Ada di Bus PO ALS

Lihat Foto
Karoseri Laksana
Bus AKAP PO ALS
|
Editor: Aditya Maulana

JAKARTA, KOMPAS.com – Perusahaan otobus (PO) Antar Lintas Sumatera (ALS) memang sedang gencar merilis bus baru belum lama ini. Pertama dari karoseri Adiputro, lalu dua bus di Tentrem dan terakhir bus baru dari Laksana.

Ketiga model bus baru ini memang berbeda, namun setiap bus memiliki nomor seri yang ada di pintu penumpang depan dan belakang. Nomor pintu ini juga ada di setiap armada bus PO ALS baik yang baru maupun yang lama.

Adanya nomor pintu di setiap bus ini dikarenakan PO ALS terdiri dari banyak pemilik yang masih satu keluarga besar. Oleh karena itu, nomer pintu ini ada sebagai identitas atau penanda dari setiap pemilik bus di PO ALS.

Baca juga: Pilihan Mobil Bekas Harga Rp 40 Jutaan di Balai Lelang, Ada Jazz, Avanza, sampai City

Anggota Forum Bismania Indonesia, Asrul Arifin Siregar mengatakan, untuk mengetahui siapa pemilik armadanya, bisa dilihat dari nomor yang ada dibelakang atau ujung.

“Nomor ujung 1 sekarang direksi PO ALS, bapak Chandra Lubis. Nomor ujung 2 sudah vakum lama, ujung 5 milik Japayarko, 7 Raja Ali Lubis dan 8 milik Abdul Wahab Lubis. Cuma kalau sekarang rata-rata sudah generasi kedua yang pegang,” ucap Asrul kepada Kompas.com Sabtu (21/11/2020).

Selain itu, seiring berjalannya waktu, karena sudah dipegang oleh anak dan cucu dari pemiliknya, nomor pintu saat ini sudah banyak yang acak. Hal ini dikarenakan jumlah bus juga yang turut bertambah, jadi nomor pintunya sudah acak.

Baca juga: Honda CBR1000RR Ringsek, Biaya Perbaikannya Tembus Rp 50 Juta

“Misalnya seperti nomor ujung 9 milik keluarga Nursewan, karena sekarang sudah dipegang ayah saya, seiring bertambahnya armada, nomor pintu ujung 20, 63 dan 86 juga ada,” ucap Sewan Delrizal Lubis, generasi ketiga dari salah satu pemilik armada PO ALS kepada Kompas.com.

“Jadi ujung 9 (19,119,219 dan seterusnya), ada juga ujung 20 (20,120,220 dan seterusnya), ujung 6 seperti 286 dan 386, juga ada ujung 3 (163 dan 263). Itu yang dipegang ayah saya, jadinya sudah acak nomor pintunya,” jelas Sewan.

Sedangkan untuk angka yang ada di depan nomor ujung, hanya sebagai penomoran saja. Sehingga bisa membedakan unitnya yang mana. Untuk mengidentifikasi pemiliknya, bisa melihat dua atau satu nomor yang ada di ujung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

TAG:

Kompas.com Play

Lihat Semua


Video Pilihan

Terpopuler
Komentar

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi