3 Detik Penyelamat Hidup, Wajib Dipahami Pengguna Jalan Tol

Lihat Foto
ivanhumphrey.blogspot
Ilustrasi jaga jarak aman 3 detik
|
Editor: Agung Kurniawan

JAKARTA, KOMPAS.com – Mengemudikan mobil di jalan tol memang menyenangkan, kondisi jalan yang minim belokan membuat pengemudi ingin memacu kendaraannya. Namun, agar aman, tentunya harus menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan.

Biasanya di jalan tol juga sering diperingati untuk menjaga jarak aman 100 meter dengan kendaraan di depannya.

Namun, akan lebih baik lagi jika menggunakan rumus tiga detik dengan kendaraan di depannya.

Lalu, apa dasarnya menjaga jarak selama tiga detik dari kendaraan di depan?

Baca juga: Biar Tak Kaget, Ini Jenis Pelanggaran dan Besaran Denda Tilang Elektronik

Founder & Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting Jusri Pulubuhu mengatakan, jarak aman tiga detik tersebut linear dengan waktu persepsi manusia dan reaksi mekanikal.

“Kebutuhan waktu itu untuk mendapatkan manuver yang kita inginkan seperti menghindar atau mengerem berdasarkan dari waktu persepsi dan reaksi mekanikal,” ucap Jusri kepada Kompas.com belum lama ini.

Waktu persepsi manusia saat melihat kendaraan di depan mengerem mendadak adalah sekitar 1,5 detik sampai 2 detik.

Kemudian untuk reaksi mekanikal, ketika menghindar atau mengerem ada selang waktu 0,5 detik sampai 1,5 detik.

Baca juga: Daihatsu Rocky Hybrid Siap Meluncur Tahun Ini

Jika dua waktu tadi dijumlahkan maka totalnya menjadi tiga detik.

Oleh karena itu, Jusri mengatakan bahwa mengukur jarak aman sebenarnya kurang pas jika berdasarkan jarak saja, harus dihitung dengan waktu.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Artikel Terkait

TAG:

Kompas.com Play

Lihat Semua

Video Pilihan

Terpopuler
Komentar

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi