Habiskan Dana Desa untuk Foya-foya dan Bayar Utang, Mantan Kades di Sumsel Ditangkap

Lihat Foto
HANDOUT
Sarudin (45), mantan Kepala Desa Gedung Agung, Kecamatan kota Agung, saat berada di Polres Lahat, Sumatera Selatan. Ia ditangkap polisi lantaran telah menghabiskan dana desa untuk kepentingan pribadi serta membayar utang, Jumat (24/1/2020).
|
Editor: Dony Aprian

LAHAT, KOMPAS.com - Sarudin (45), mantan Kepala Desa Gedung Agung, Kecamatan kota Agung, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, harus meringkuk di jeruji besi, lantaran telah menghabiskan dana desa tahun 2017 sebesar Rp 500 juta untuk berfoya-foya serta membayar utang.

Kapolres Lahat AKBP Irwansyah mengatakan, kasus tersebut terbongkar dari hasil audit yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) setempat.

Saat itu, tersangka Sarudin diketahui menjabat sebagai kepala Desa Gedung Agung periode 2013-2018.

"Hasil penyidikan didapati pada tahun 2017, Desa Gedung Agung mendapat kucuran dana desa sebesar Rp 700 juta yang diperuntukkan pembangunan sejumlah proyek infrastruktur namun ternyata tak sesuai dengan RAB," kata Irwansyah di kantornya, Jumat (24/1/2020).

Baca juga: Polda Papua Tangani 5 Kasus Korupsi Dana Desa, dengan Kerugian Negara Rp 4 Miliar Lebih

Dia menambahkan, dari total anggaran Rp 700 juta, hanya Rp 200 juta yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur.

Sementara, sisanya digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

"Sisanya dipakai untuk berfoya-foya dan membayar utang saat pencalonan tersangka sebagai kades. Tersangka ini sudah tidak lagi menjabat  sebagai Kepala Desa Gedung Adung " jelas Irwansyah.

Baca juga: Kapolri Terbitkan Arahan Penanganan Korupsi Dana Desa dan Pemda

Saat ini, Sarudin telah ditahan di Polres Lahat untuk selanjutnya dilimpahkan ke pihak Kejaksaan guna menjalani persidangan.

"Berkas perkaranya telah dinyatakan  P21 dan selanjutnya akan dilimpahkan ke kejaksaan," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Play

Lihat Semua

Video Pilihan
TAG:


Terpopuler
Komentar

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi