Pemkot Lhokseumawe Izinkan Warga Shalat Id di Masjid dan Lapangan

Lihat Foto
Humas Pemko Lhokseumawe
Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya dan Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta merazia seluruh kafe di kota tersebut, Sabtu (11/4/2020) malam.
|
Editor: Aprillia Ika

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – Pemerintah Kota Lhokseumawe, mengizinkan masyarakat untuk melaksanakan shalat Idul Fitri di masjid, mushala atau lapangan.

Namun, pemerintah kota Lhokseumawe melarang pelaksanaan pawai obor atau sebutan lainnya takbir keliling dalam rangka menyambut Idul Fitri.

“Silakan shalat Id. Itu dibolehkan. Namun kita sudah imbau agar panitia siaga, membatasi jaga jarak antar jemaah. Namun ini tetap dibolehkan shalat mau di lapangan atau masjid,” kata Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya, Jumat (22/5/2020).

Baca juga: Bupati Probolinggo Batalkan Izin Shalat Id di Masjid, Ini Alasannya

Dia menyebutkan, pawai akbar Ramadhan yang rutin digelar pemerintah kota dipastikan batal digelar.

Acara serupa di tingkat kecamatan dan desa juga dilarang oleh petugas.

“Kami siagakan petugas agar tidak ada pawai akbar, atau apapun namanya dalam rangka menyambut Idul Fitri. Takbiran keliling itu tidak dibolehkan. Kita ajak masyarakat takbir di rumah masing-masing saja,” kata Suaidi.

Dia berharap warga kota, patuh pada protokol kesehatan yang telah ditetapkan, mengenakan masker, jaga jarak dan menjauhi keramaian selama virus corona masih ada di tanah air.

Sejauh ini, tercatat satu pasien pertama positif corona meninggal dunia di Aceh.

“Kami harap, semua patuh pada protokol kesehatan,” pungkasnya.

Baca juga: Fatwa MUI Bolehkan Shalat Idul Fitri di Luar Rumah, Khusus Kawasan Terkendali Covid-19

Sebelumnya, MUI, PBNU dan PP Muhammadiyah telah mengeluarkan regulasi masing-masing yang pada intinya melarang pelaksanaan shalat Idul Fitri di tempat terbuka karena berpotensi mengundang keramaian.

Shalat Id dilakukan di rumah masing-masing sebagai upaya memutus rantai penyebaran virus Covid-19 itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

Kompas.com Play

Lihat Semua

Video Pilihan
TAG:


Terpopuler
Komentar

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi