Sejumlah Pasien RSAL Oetojo Sorong Dievakuasi karena Banjir, Pelayanan Ditutup Sementara

Lihat Foto
Maichel KOMPAS. com
RSAL Oetojo diterjang Banjir, sejumlah Pasien di evakuaai
|
Editor: Dheri Agriesta

SORONG, KOMPAS.com - Banjir merendam Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Oetojo Sorong pada Kamis (16/7/2020).

Sejumlah pasien terpaksa dievakuasi ke tempat yang lebih aman karena banjir setinggi 40 centimeter merendam sejumlah ruangan di rumah sakit.  

Dokter spesialis bedah RSAL Oetojo Sorong dr Agy Purwaristanto mengatakan, air mulai memasuki Kompleks RSAL Oetojo Sorong sekitar pukul 19.00 WIT.

Tenaga medis dan pasien panik karena air tiba-tiba masuk dan menggenangi sejumlah ruangan di lantai satu rumah sakit.

"Jumlah pasien dirawat ada sebanyak 10 pasien, mereka semua sudah kami pindahkan ke ruangan atas yang lebih aman," kata Agy di lokasi, Kamis.

Video Rekomendasi

Baca juga: Demo Tuntut Pembukaan SD Diduga Suruhan, Bupati Pamekasan akan Panggil Kepala Sekolah

Agy menyebut, terdapat dua pasien yang sedang dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) saat air memasuki rumah sakit.

Pasien itu terpaksa dievakuasi dan dirawat di ambulans.

"Saat ini mereka mendapatkan perawatan di dua mobil ambulans," kata Agy.

Akibat banjir itu, pelayanan RSAL Oetojo Sorong ditutup sementara. RSAL Oetojo tak bisa menerima pasien karena air masih menggenangi sejumlah ruangan.

"Kami fokus pasien yang sementara dirawat saja," kata dia.

 

Sementara itu, salah satu keluarga pasien, Yunus Turey menceritakan, banjir itu disebabkan hujan deras selama tiga jam yang mengguyur Kota Sorong.

"Banjir berawal dari Kompleks Yohan Klademak hingga masuk ke ruang IGD. saya sempat panik karena kondisi air sudah tinggi," kata dia.

Baca juga: Kemensos Beri Santunan Rp 15 Juta ke Ahli Waris Korban Banjir Bandang di Masamba

Yunus saat itu menemani istrinya yang dirawat di IGD. Menurutnya, tenaga medis yang sedang menangani istrinya terlihat panik saat air tiba-tiba masuk ke ruangan.

"Kondisi banjir membuat tenaga kesehatan panik, istri saya yang sedang dirawat akhirnya saya evakuasi ke sebuah mobil ambulans," kata Yunus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Halaman Selanjutnya
Halaman
Tag

Artikel Terkait



Video Pilihan

Kompas.com Play

Lihat Semua

Terpopuler
Komentar

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi