3 Hari Usai Dilaporkan Hilang Misterius, Bocah SD di Bali Ditemukan Tewas Membusuk

Lihat Foto
Marc Hatot/ Pixabay
Ilustrasi anak hilang, anak hilang misterius
|
Editor: Pythag Kurniati

BADUNG, KOMPAS.com - Seorang bocah SD di Bali yang sempat dikabarkan hilang misterius di Mengwi, Badung, Bali akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Kamis (22/7/2021) sore.

Bocah berinisial DHR (11) itu ditemukan di sebuah sungai di Tukad Dangkangan, wilayah Br. Busana Kaja, Desa Baha, Mengwi, Kabupaten Badung

"Ditemukan dengan kondisi mengambang /telungkup dan membusuk menggunakan celana pendek hitam garis coklat baju kaos hitam dengan poisisi kepala berada di utara," kata Kapolsek Mengwi AKP Nyoman Darsana dalam keterangan tertulis, Jumat (23/7/2021).

Adapun, korban sebelumnya sempat dilaporkan hilang secara misterius oleh keluarganya pada Senin (19/7/2021). Laporan ditujukan ke SPKT Polsek Mengwi.

Baca juga: Tim Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 Jember Diadang, Dilempari Batu dan Dibanting Warga, Ini Kronologinya

Kronologi penemuan mayat

Darsana menyebut, mayat bocah itu pertama kali ditemukan oleh salah satu saksi I Made Redep (66) pada Kamis (22/7/2021) sekitar pukul 17.30 Wita.

Saat itu, saksi hendak mandi sambil mencari rumput dan turun mengarah ke sungai Dangkangan sambil mencari buah kelapa yang jatuh.

Beberapa saat kemudian, saksi melihat mayat mengambang telungkup dengan kondisi sudah membusuk.

Kemudian saksi menghubungi pihak keluarga korban yang kemudian dilaporkan ke Polsek Mengwi.

"Memang beberapa hari lalu ada laporan dari keluarga korban anaknya belum pulang-pulang dan sudah dicari kemana-mana," kata Darsana.

Baca juga: Suami Istri Rela Jual Tas Koleksi demi Aksi Cantol Sembako, Bantu Warga Terdampak Pandemi

Usai menerima laporan itu, polisi kemudian mendatangi lokasi kejadian. Petugas juga memastikan mayat itu merupakan korban yang sempat hilang.

Pihaknya langsung memintai keterangan saksi-saksi dan menghubungi tim BPBD serta PMI Kabupaten Badung.

"Mayat korban sudah di bawa ke RSUP Sanglah untuk dilakukan VER dan penyebabnya masih kita selidiki," pungkasnya.

Baca juga: 91 Warga Satu Kelurahan Isoman, Masyarakat di Kota Malang Gotong Royong Memasak

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Mengwi Iptu Ketut Wiwin Wirahadi mengaku belum bisa memastikan penyebab bocah SD ditemukan dalam keadaan meninggal.

Pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari sejumlah saksi di lapangan.

"Sekarang kita masih lakukan investigasi, kita temukan dalam keadaan tidak bernyawa, makanya kita masih lidik, kita masih di lapangan mengumpulkan keterangan dari saksi saksi," kata dia.

Meski begitu, laporan yang ia terima korban sempat memancing di sebuah kolam belakang rumahnya Banjar Busana Kaja, Mengwi Badung.

"Dia memancing, kita temukan di sungai yang lebih besar," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Play

Lihat Semua

Video Pilihan
TAG:


Terpopuler
Komentar

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi