Hilang Berbulan-bulan, Siswi SMP di Pati Ditemukan Kritis dan Hamil di Rumah Kosong

Lihat Foto
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi Pemerkosaan
|
Editor: Ardi Priyatno Utomo

PATI, KOMPAS.com - Nasib tragis menimpa N (15), siswi SMP yang berasal dari Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Gadis belia yang menghilang dari rumah sejak awal Mei lalu ini ditemukan keluarganya dalam kondisi memprihatinkan di sebuah rumah kosong di Desa Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti, Pati.

Baca juga: Anaknya Diperkosa Berkali-kali, Orangtua Korban Lapor Polisi

Kasat Reskrim Polres Pati AKP Ghala Rimba Doa Sirrang berujar, berdasarkan keterangan keluarga, beberapa hari pasca-Lebaran, N keluar rumah dan tidak diketahui keberadaannya.

Sebelumnya N mengaku sempat berkenalan dengan seorang lelaki berinisial PH, warga Kecamatan Dukuhseti.

Video Rekomendasi

"Setelah berbulan-bulan dicari keluarganya, korban ditemukan di rumah kosong pada 31 Juli. Kasus ini kemudian dilaporkan polisi pada 1 Agustus," kata Ghala saat dihubungi Kompas.com melalui ponsel, Jumat (5/8/2022).

Saat ditemukan keluarganya, N dalam kondisi kritis tak berdaya. Tubuhnya kurus dan lemah. Selain organ vitalnya luka, hasil pemeriksaan medis menyebutkan korban telah berbadan dua atau hamil.

N yang tercatat mengalami trauma berat itu kemudian dilarikan ke RSUD RAA Soewondo Pati untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kepolisian bersama Dinas Sosial Kabupaten Pati pun turun tangan untuk pendampingan psikis dan kesehatan korban. "Hasil test pack, korban hamil sudah 3-4 bulan," ungkap Ghala.

Merujuk pemeriksaan sementara kepolisian, N selama ini diduga telah menjadi korban budak seks. Ia disekap, dianiaya hingga diperkosa berkali-kali.

Saat ini, Satreskrim Polres Pati yang telah menggelar penyelidikan bahkan sudah mengantongi identitas seorang pelaku.

"Dugaan sementara mengarah ke sana. Masih minim keterangan, korban masih trauma. Terduga pelaku kami buru. Identitas pelaku baru satu. Ketika sudah kita ringkus dan juga ada keterangan korban, baru diketahui apakah ada pelaku lain atau bahkan korban lain," pungkas Ghala.

Baca juga: Konsultasi Soal Seleksi Paskibraka, Siswi SMA Diperkosa Berkali-kali Oleh Seniornya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Tag

Artikel Terkait



Video Pilihan

Kompas.com Play

Lihat Semua

Terpopuler
Komentar

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi