Tumbuh bersama kekuatan mimpi perempuan Indonesia

Mengandung Bahan Kimia Berbahaya, Ini Efek Sampo Palsu pada Kulit

Lihat Foto
KOMPAS.COM/RASYID RIDHO
Barang bukti sampo dan minyak rambut palsu buatan HL (28) warga Medan, Sumatra Utara yang memiliki pabrik di Pakuaji, Kabupaten Tangerang, Banten
|
Editor: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas

 


KOMPAS.com - Penemuan pabrik sampo palsu di Kabupaten Tangerang baru-baru ini menggemparkan masyarakat. Pasalnya, bahan yang digunakan untuk membuat sampo palsu adalah jenis bahan kimia berbahaya. 

Bahan baku yang digunakan untuk meracik sampo dan minyak rambut palsu, menurut keterangan polisi, terdiri dari soda api, alkohol 96 persen, pengawet, pewarna makanan, hingga lem.

Diberitakan Kompas.com, Kepala Subdirektorat Industri dan Perdagangan (Kasubdit Indag) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten Kompol Condro Sasongko mengatakan, sampo palsu berbagai merek dalam kemasan saset itu dijual murah.

"Peredaran ada di Banten, Lampung, Palembang dikirim melalui ekspedisi," ujarnya, Jumat (31/12/2021).

Pelaku pembuat sampo dan minyak rambut palsu disebut tidak memiliki keahlian khusus dan hanya belajar membuat bahan sampo palsu langsung dari YouTube.

Bahan kimia sampo palsu

Pabrik sampo palsu Tangerang, memproduksi sampo palsu dengan menggunakan berbagai bahan kimia berbahaya,  salah satunya soda api. 

Baca juga: Kenali 3 Bahan Kimia Pemicu Kanker yang Ada di Makanan Anda

Terkait bahan soda api yang terkandung dalam sampo palsu, dijelaskan dokter spesialis kulit dan kelamin di RS Pondok Indah Puri Indah, dr Susie Rendra, Sp.KK, FINSDV menjelaskan, soda api atau natrium hidroksida (NaOH) merupakan material bersifat basa yang kerap ditemukan pada sampo yang beredar di pasaran.

Akan tetapi, soda api hanya digunakan dalam konsentrasi rendah dan digunakan untuk mengurangi tingkat keasaman produk.

Dia menambahkan, bahwa penggunaan bahan kimia ini sebenarnya aman, karena sudah ada takaran yang sesuai dan sudah diteliti dengan baik sebelum dijual ke pasaran.

"Tetapi, bisa saja ada produsen sampo yang tak bertanggung jawab, tanpa niat baik, dan pengetahuan yang mumpuni untuk membuat sampo. Apabila diberikan dalam konsentrasi tinggi dengan pH yang tinggi, soda api tentu sangatlah berbahaya, dan dapat bersifat merusak," ungkap Susie kepada Kompas.com, Senin (3/1/2022).

Dia juga mengatakan dalam produk sampo, terkandung bahan cetearyl alcohol yang berfungsi menjaga keutuhan dan stabilitas tekstur produk yang diinginkan.

Pada kasus pabrik sampo palsu, pelaku dapat mengubah atau mengganti bahan kimia cetearyl alcohol tersebut dengan alkohol jenis lain, seperti etanol dengan konsentrasi tinggi.

Bahan kimia berbahaya pada sampo palsu ini tentu berisiko merusak kulit. Begitu pula pada penggunaan bahan berbahaya seperti lem dan pemutih pada sampo palsu Tangerang, bisa merusak tubuh.

Baca juga: Benarkah Bahan Kimia pada Botol Plastik dan Kaleng Bisa Picu Hipertensi dalam Hitungan Jam?

Halaman Selanjutnya
Halaman

Artikel Terkait


Video Pilihan
TAG:

Kompas.com Play

Lihat Semua

Terpopuler
Komentar

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi