Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Robert Baden Powell ditetapkan sebagai Bapak Pandu Dunia

Baca di App
Lihat Foto
Youtube/ Komunitas Film Pramuka
Tangkapan layar
|
Editor: Serafica Gischa

KOMPAS.com - Program Belajar dari Rumah TVRI pada Jumat, 14 Agustus 2020 membahas Sejarah Pramuka untuk siswa SD kelas 4-6.

Dalam tayangan tersebut, terdapat tiga pertanyaan. Berikut soal pertama dan jawabannya:

Soal: Mengapa Robert Baden Powell ditetapkan sebagai Bapak Pandu Dunia?

Jawaban:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Robert Baden Powell ditetapkan sebagai Bapak Pandu Dunia karena pengalamannya yang mendasari pembinaan remaja di negara Inggris, bernama Boy Scout. Dari pembinaan inilah yang kemudian berkembang menjadi gerakan pramuka.

Awal 1908, Baden Powell menulis pengalamannya untuk acara latihan kepramukaan. Kumpulan cerita tersebut menjadi sebuah buku berjudul Scouting For Boys.

Buku tersebut cepat tersebar di Inggris dan negara-negara lain yang kemudian mendirikan organisasi kepramukaan yang semula hanya untuk laki-laki.

Kemudian adeknya, Agnes Powell mendirikan organisasi kepramukaan untuk wanita dengan nama Girls Guides yang diteruskan oleh isti Baden Powell. Girls Guides berganti nama menjadi Girls Scout.

Baden Powell terus membuat buku yang bertujuan untuk mengelompokkan usia pramuka. Tahun 1916 berdiri kelompok pramuka usia siaga.

Tahun 1918 berdiri kelompok pramuka bagi mereka yang telah berusia 17 tahun. Kemudian pada 1920 diselenggarakan Jambore Dunia pertama di London. Baden Powell mengundang 27 negara yang memiliki organsiasi pramuka.

Saat itu Baden Powell diangkat sebagai Bapak Pandu Sedunia (Chief Scout of The World).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tag

Artikel Terkait

Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua
Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi