Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Prasasti Peninggalan Sejarah Kerajaan Mataram Kuno

Baca di App
Lihat Foto
Prasasti Canggal peninggalan Kerajaan Mataram Kuno
|
Editor: Nibras Nada Nailufar

KOMPAS.com - Kerajaan Mataram Kuno terletak di Jawa Tengah bagian Selatan.

Pusatnya berada di lembah Sungai Progo yang meliputi dataran tinggi Magelang, Muntilan, Sleman, dan Yogyakarta.

Kerajaan Mataram Kuno berdiri sekitar abad ke-8. Raja pertama Kerajaan Mataram Kuno adalah Raja Sanjaya yang dikenal sebagai raja yang besar, gagah berani dan bijaksana.

Kerajaan Mataram Kuno pernah diperintah oleh dua dinasti, yaitu Dinasti Sanjaya dan Dinasti Sailendra.

Dinasti Sanjaya bercorak Hindu sementara Dinasti Syailendra bercorak Buddha.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Keberadaan Sejarah Mataram Kuno diketahui lewat berbagai peninggalannya. Dilansir dari Peninggalan Bersejarah di Indonesia (2019), berikut beberapa prasasti peninggalan Kerajaan Mataram Kuno:

Baca juga: Situs Diduga Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno Ditemukan di Lereng Merapi

Prasasti Canggal

Prasasti Canggal dibuat tahun 654 Saka atau 732 Masehi. Prasasti ini peninggalan Dinasti Sanjaya.

Tulisan di atas prasasti menggunakan huruf Pallawa dalam bahasa Sansekerta.

Isinya menceritakan tentang Raja Sanjaya yang memerintahkan didirikannya sebuah lingga Siwa di atas Bukit Kuntjarakunja.

Disebutkan pula bahwa Jawadwipa (Pulau Jawa) yang kaya akan hasil bumi diperintah oleh Raja Sannaha dan anaknya Raja Sanjaya.

Di masa kekuasaan mereka, wilayah Kerajaan Mataram Kuno diperluas mencapai Bali.

Lihat Foto
Rendika Ferri
Prasasti Mantyasih di Meteseh, Kota Magelang.
Prasasti Mantyasih/Prasasti Balitung/Prasasti Kedu

Prasasti yang terbuat dari tembaga ini dibuat oleh Raja Diah Balitung. Prasasti dibuat pada 829 Saka atau 907 Masehi.

Prasasti berisi nama-nama raja yang memerintah pada saat Dinasti Sanjaya berkuasa hingga Diah Balitung. Mereka adalah:

Sang Ratu Sanjaya
Sri Maharaja Rakai Pamunggalan
Sri Maharaja Rakai Panangkaran
Sri Maharaja Rakai Garung
Sri Maharaja Rakai Pikatan
Sri Maharaja Rakai Kayuwangi
Sri Maharaja Rakai Watuhmalang
Sri Maharaja Rakai Watukura
Diah Balitung Dharmodaya Maha Sabu

Dalam prasasti diceritakan pula Diah Balitung menghadiahi lima patihnya yang dianggap berjasa pada kerajaan.

Prasasti Kalasan

Prasasti ini menandai kekuasaan Dinasti Syailendra. Prasasti dibuat pada 700 Saka atau 778 Masehi.

Prasasti ditulis dalam bahasa Sansekerta, namun menggunakan huruf pranagari.

Isinya menceritakan Maharaja Tejapurnapana berhasil dibujuk untuk mendirikan bangunan suci.

Bangunan suci pertama, dibuat khusus untuk Dewi Tara, seorang dewi Hindu. Sementara bangunan suci kedua adalah biara untuk para biksu.

Prasasti Kelurak

Prasasti Kelurak dibuat tahun 782 Masehi. Isinya menceritakan Kerajaan Mataram pada masa Dinasti Syailendra pernah dipimpin seorang raja bernama Indra.

Prasasti Nalanda

Prasasti Nalanda menceritakan asal-usul Balaputra Dewa. Ia adalah putra dari Samarattungga sekaligus cucu dari Raja Indra.

Prasasti Ratu Boko

Prasasti ini dibuat tahun 856 Masehi. Prasasti ditemukan di kompleks Candi Prambanan, Jawa Tengah.

Isinya tentang Raja Balaputra Dewa yang kalah berperang melawan kakaknya Pramowardhani.

Raja Balaputra Dewa kemudian melarikan diri ke Sriwijaya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman
Tag

Artikel Terkait

Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua

Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi