Pengertian dan Proses Terjadinya Korosi

Lihat Foto
myfreetextures.com
Ilustrasi sebuah baja berkarat.
|
Editor: Rigel Raimarda

KOMPAS.com - Korosi adalah proses kimia yang membuat logam membusuk. Pembusukan logam berbeda dengan pembusukan makanan maupun tubuh hewan namun lebih mirip dengan pelapukan kayu.

Dilansir dari Encyclopedia Britannica, korosi terjadi ketika permukaan logam bersentuhan dengan gas atau cairan kimiawi. korosi menyebabkan logam menjadi berlubang, rapuh, dan berubah warna menjadi coklat.

Reaksi redoks yang tidak diinginkan pada besi dapat menyebabkan karat berawarna merah kecoklatan.

KOMPAS.com/SILMI NURUL UTAMI Korosi pada besi

Dari gambar, terlihat bahwa cekungan pada besi dapat menyebabkannya berubah menjadi anoda dan menyebabkan terjadinya reaksi redoks secara spontan.

Baca juga: Pengertian dan Prinsip Kerja Sel Volta

 

Pada kasus ini, goresan pada besi yang tipis pun dapat memicu reaksi redoks dan membentuk karat pada permukaan besi. Dilansir dari Chemical LibreTexts, karat-karat tersebut akan mengelupas membuat celah lain dan memicu reaksi redoks yang baru.

Itulah kenapa karat pada besi selalu melebar dan bertambah banyak. Korosi merupakan reaksi redoks yang tidak diinginkan. Dalam kehidupan sehari-hari korosi sangat mudah dijumpai.

Dilansir dari Encyclopedia Britannica, semua benda yang berbahan dasar logam dapat berkarat seiring dengan waktu karena kontak dengan air, oksigen, udara, suhu hangat, asam, dan juga garam.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Artikel Terkait


Video Pilihan
TAG:

Kompas.com Play

Lihat Semua

Terpopuler
Komentar

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Tulis komentar Anda...
Lihat Semua
Jelajahi