Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pengetahuan tentang Gizi Salah

Baca di App
Lihat Foto
ibreakstock
Ilustrasi malnutrisi
|
Editor: Ari Welianto

KOMPAS.com - Nutrisi dan gizi bisa dimanfaatkan dengan mengonsumsi makanan sehat secara rutin. Dua komponen ini sangatlah penting untuk kesehatan tubuh.

Salah satu contohnya adalah meningkatkan daya tahan tubuh serta menciptakan energi yang akan digunakan untuk beraktivitas sehari-hari.

Komposisi nutrisi dan gizi yang dikonsumsi haruslah berimbang. Tidak boleh berlebih atau kekurangan karena hal ini akan membawa dampak buruk bagi kesehatan.

Jika seseorang mengonsumsi nutrisi dan gizi secara berlebihan atau kekurangan, hal ini disebut sebagai gizi salah.

Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan gizi salah?

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Baca juga: Pengetahuan tentang Makanan Sehat

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), gizi salah merupakan suatu kondisi di mana tubuh mengalami kelebihan serta kekurangan zat gizi.

Gizi dan nutrisi memiliki enam komponen penting, yakni karbohidrat, protein dan lemak yang sangat diperlukan untuk membentuk energi.

Selain itu, mineral dan vitamin juga tergolong dalam jenis gizi serta nutrisi. Dua komponen ini bermanfaat untuk membentuk daya tahan tubuh serta metabolisme.

Komponen penting yang terakhir adalah air. Hal ini bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh serta agar tidak mengalami dehidrasi.

Gizi salah berarti seseorang terlalu banyak atau sangat sedikit mengonsumsi enam komponen penting dalam gizi dan nutrisi.

Terlalu banyak mengonsumsi gizi dan nutrisi dapat mengakibatkan terkena penyakit diabetes tipe dua.

Selain itu, dampak negatif lainnya adalah meningkatkan risiko terkena penyakit jantung serta stroke.

Baca juga: Apa Saja Bahaya Kabut Asap bagi Kesehatan Kita?

Sedangkan jika terlalu sedikit mengonsumsi gizi dan nutrisi juga akan berdampak buruk bagi kesehatan tubuh.

Bisa juga terkena malnutrisi. Malnutris merupakan suatu kondisi di mana tubuh mengalami kelebihan serta kekurangan zat gizi.

Berikut adalah beberapa penyakit yang disebabkan oleh malnutrisi, yang dilansir dari situs Parashospitals.com:

  • Kwashiorkor

Kwashiorkor merupakan penyakit yang disebabkan oleh kekurangan protein dalam tubuh. Hal ini disebabkan oleh asupan proteik yang buruk.

Penyakit ini mengakibatkan terjadinya pembengkakan pada tubuh, khususnya pada bagian tangan, kaki dan wajah. Rambut akan mengalami kerontokan serta pada kulit timbul bercak, bersisik dan terkelupas.

  • Marasmus

Marasmus merupakan penyakit yang disebabkan kekurangan protein serta kalori. Penyakit ini jika semakin parah bisa berkembang menjadi penyakit kwashiorkor.

Tanda-tanda terkena marasmus adalah berat badan turun secara drastis, tidak bisa menaikkan berat badan serta lemak tubuh menipis.

Baca juga: Contoh-contoh Makanan Sehat bagi Tubuh

Berkebalikan dengan kwashiorkor yang ditandai dengan terjadinya pembengkakkan pada tubuh, penderita marasmus terlihat kurus.

Gejala menderita malnutrisi

Kelebihan atau kekurangan zat gizi bisa sangat berbahaya bagi tubuh. Butuh penanganan lebih lanjut jika memiliki gejala malnutrisi.

Apa sajakah gejala malnutrisi? Berikut penjelasannya yang dilansir dari situs Medical News Today:

  • Nafsu makan menurun 
  • Mudah merasa lelah dan mudah tersinggung
  • Selalu merasa kedinginan
  • Konsentrasi menurun
  • Massa otot, lemak serta jaringan tubuh menyusut atau menghilang
  • Daya tahan tubuh menurun sehingga cepat sakit dan membutuhkan waktu lama untuk sembuh
  • Waktu penyembuhan luka lebih lama
  • Terjadi komplikasi yang lebih serius setelah menjalani suatu operasi

Pastikan untuk mengonsumsi gizi dan nutrisi secara berimbang. Bila mengalami gejala malnutrisi segera periksakan ke dokter.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman
Tag

Artikel Terkait

Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua

Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi