Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Komunikasi Verbal: Pengertian dan Unsurnya

Baca di App
Lihat Foto
Freepik.com/Stories
Ilustrasi komunikasi verbal
|
Editor: Vanya Karunia Mulia Putri

KOMPAS.com - Komunikasi verbal paling lazim digunakan manusia dalam berinteraksi dengan sesamanya. Bentuk komunikasi ini tidak selalu disampaikan secara tatap muka, namun juga bisa lewat media komunikasi.

Dengan menggunakan komunikasi verbal, manusia bisa mengungkapkan perasaan, pendapat, emosi, pemikiran, gagasan, menyampaikan informasi, saling berdebat, dan lain sebagainya. 

Pengertian komunikasi verbal

Dikutip dari jurnal Komunikasi Verbal dan Nonverbal (2016) karya Tri Indah Kusumawati, komunikasi verbal (verbal communication) adalah komunikasi yang menggunakan kata-kata, baik secara lisan lewat percakapan maupun tulisan.

Dalam hal penyampaian pesan, komunikasi verbal jauh lebih mudah dibanding komunikasi nonverbal. Karena baik komunikator maupun komunikan, keduanya bisa saling memahami dan mengerti pesan yang akan dikirim serta diterima.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Komunikasi verbal bisa dilakukan lewat lisan dan tulisan. Contoh komunikasi verbal secara lisan, dua orang berbicara lewat telepon. Contoh komunikasi verbal lewat tulisan, dua orang saling mengirim pesan teks.

Baca juga: Komunikasi: Pengertian dan Unsurnya

Unsur komunikasi verbal

Melansir dari buku Perilaku Organisasi (2021) karya A.R. Dilapanga dan Jeane Mantiri, komunikasi verbal memiliki dua unsur penting, yakni bahasa dan kata.

Bahasa

Adalah sistem lambang yang memungkinkan manusia saling berbagi makna. Bahasa yang digunakan dalam komunikasi verbal bisa berbentuk lisan dan tulisan.

Menurut Deddy Mulyana dalam buku Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar (2010), bahasa merupakan seperangkat simbol dengan aturan, yang digunakan serta dipahami oleh suatu komunitas.

Larry L. Barker mengungkapkan bahwa bahasa punya tiga fungsi utama, yakni:

  1. Fungsi penamaan (labeling)
    Adalah penamaan atau penjulukan yang merujuk pada usaha mengidentifikasi objek, tindakan, atau orang dengan menyebut namanya, sehingga dapat dirujuk dalam komunikasi.
  2. Fungsi interaksi
    Artinya manusia bisa saling berbagi gagasan dan emosi yang mampu mengundang simpati, rasa pengertian, marah, dan bingung.
  3. Fungsi transmisi informasi
    Dengan menggunakan bahasa, informasi bisa disampaikan kepada orang lain, baik secara langsung (lisan) maupun tidak (lewat media komunikasi).

Baca juga: Proses dan Fungsi Komunikasi Menurut Para Ahli

Kata

Adalah inti lambang terkecil dari bahasa. Kata merupakan lambang yang mewakili suatu hal, seperti orang, barang, kejadian, dan keadaan.

Kata bersifat ambigu. Karena kata merepresentasikan persepsi serta interpretasi orang yang menganut latar belakang sosial budaya berbeda.

Misalnya kata ‘berat’ yang punya beragam makna, seperti ‘tubuh orang itu berat’, ‘ujiannya terasa berat’, ‘awan berat terlihat di langit’, ‘aku belum makan berat hari ini’, dan sebagainya.

Selain bersifat ambigu, kata juga bersifat kontekstual. Artinya penggunaan kata disesuaikan dengan konteks hal apa yang sedang dibahas, karena berbeda konteksnya akan berbeda pula maknanya.

Bahasa dan kata menjadi dua unsur terpenting dalam komunikasi verbal. Tanpa dua unsur ini, komunikasi verbal tidak akan berjalan lancar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
Tag

Artikel Terkait

Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua

Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi