Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Struktur Teks Cerita Sejarah 

Baca di App
Lihat Foto
KOMPAS.com/Gischa Prameswari
Ilustrasi struktur teks cerita sejarah
|
Editor: Serafica Gischa

KOMPAS.com - Cerita yang di dalamnya menjelaskan dan menceritakan tentang fakta kejadian masa lalu yang menjadi asal-muasal atau latar belakang terjadinya sesuatu yang memiliki nilai kesejarahan, bisa bersifat naratif atau deskriptif merupakan pengertian cerita sejarah. 

Dilansir dari buku Model-model Pembelajaran Bahasa Indonesia: Teori dan Aplikasi (2021) oleh Dinas Fitria Handayani, cerita sejarah termasuk dalam teks naratif jika disajikan dengan menggunakan urutan peristiwa dan urutan waktu. 

Namun, jika disajikan dengan simbolisasi verbal dalam novel, tergolong ke dalam teks deskriptif. 

Sama seperti cerita lainnya, teks cerita sejarah termasuk dalam kategori cerita ulang. Sehingga, teks cerita sejarah memiliki strukturnya masing-masing. 

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Baca juga: Perbedaan Novel Sejarah dan Cerita Sejarah

Berikut tujuh struktur teks cerita sejarah yang dilansir dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, yaitu: 

Penulis pada bagian ini memperkenalkan latar belakang waktu, tempat, maupun lokasi dan awal mula kejadian atau peristiwa. 

Tokoh dan hubungan antartokoh mulai diperkenalkan dengan cara yang sesuai dengan kebutuhannya. 

Bagian ini mengungkapkan kejadian awal yang berpotensi menimbulkan berbagai masalah, pertentangan, atau kesukaran yang menghadang tokoh, terutama tokoh utama (protagonis) 

Rekaman peristiwa sejarah yang terjadi, umumnya disampaikan dalam urutan kronologis. 

Terjadi peningkatan masalah, pertikaian atau peristiwa lainnya yang menyebabkan kesukaran tokoh ikut meningkat pula. 

Bagian yang paling mendebarkan, menghebohkan dan memuncak dari masalah, pertikaian atau peristiwa lainnya yang dihadapi oleh para tokohnya merupakan pengertian dari puncak konflik (komplikasi).

Baca juga: Contoh Teks Cerita Sejarah

Biasanya bagian ini menjadi akhir cerita jika tidak diikuti oleh koda. Berisi pengungkapan bagaimana tokoh utama dan tokoh lainnya menyelesaikan berbagai permasalahan yang menimpanya. 

Terkadang dapat melalui penjelasan atau penilaian terhadap nasib dan sikap yang dialami tokoh. 

Komentar yang membahas kembali isi semua peristiwa dan perilaku tokoh yang terlibat. Bagian ini termasuk opsional, terkadang koda digunakan untuk membuat teaser lanjutan cerita berikutnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tag

Artikel Terkait

Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua
Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi