Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perbedaan Sinyal Analog dan Digital

Baca di App
Lihat Foto
eng.libretexts.org
Sinyal analog yang merupakan gelombang sinus dan sinyal digital yang merupakam gelombang persegi.
|
Editor: Silmi Nurul Utami

KOMPAS.com – Secara garis besar, sinyal dibedakan menjadi dua yaitu sinyal analog dan sinyal digital. Apakah perbedaan sinyal analog dan sinyal digital? Untuk mengetahuinya, simaklah penjelasan berikut!

Sifatnya

Perbedaan sinyal analog dan sinyal digital berasal dari sifatnya. Sinyal analog bersifat kontinu, sedangkan sinyal digital bersifat diskrit.

Artinya, sinyal analog bersifat terus-menerus dan berkelanjutan. Sedangkan, sinyal digital bersifat putus-putus.

Baca juga: Apa yang Dimaksud dengan Sinyal Analog?

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jenis gelombang

Perbedaan sinyal analog dan sinyal digital dapat dilihat dari jenis gelombang yang menggambarkannya.

Sinyal analog digambarkan sebagai gelombang sinus yang kontinu dan amplitudonya berubah seiring dengan bertambahnya waktu.

Sedangkan, sinyal digital digambarkan sebagai gelombang kotak yang terputus-putus dan hanya memiliki dua nilai amplitudo seiring dengan bertambahnya waktu.

Baca juga: Jenis-jenis Gelombang

Perubahan tegangannya

Sinyal analog dan sinyal digital memiliki perbedaan dari segi elektronika.

Dilansir dari Engineering LibreTexts, sinyal analog adalah perubahan tegangan dari waktu ke waktu, sedangkan sinyal digital adalah tegangan yang disetel hidup dan mati seiring waktu.

Artinya, tegangan sinyal analog terus-menerus berubah (naik dan turun) di setiap perubahan waktu. Di mana semua waktu memiliki besar tegangan sinyal analog tertentu.

Sedangkan, sinyal digital tidak terus-menerus berubah di setiap perubahan waktu. Sinyal digital hanya memiliki dua nilai yaitu 0 dan 1 yang bergantian seiring perubahan waktu.

Baca juga: Perbedaan Gambar Digital dan Gambar Analog

Gangguan

Perbedaan sinyal analog dan sinyal digital selanjutnya adalah adanya gangguan. Dilansir dari GeeksforGeeks, sinyal digital memiliki sedikit gangguan seperti noise, distorsi, dan juga interferensi.

Sedangkan pada sinyal analog, gangguan tersebut lebih sering terjadi karena adanya variasi tegangan kecil yang tidak diinginkan ketika tegangan sinyal analog berubah.

Cara merekam suara

Perbedaan sinyal analog dan sinyal digital dilihat dari caranya mereka suara. Sinyal analog mereka suara sebagaimana adanya tanpa ada konversi apa pun. Sedangkan, sinyal digital merekam suara dengan mengonversinya ke dalam bentuk biner.

Baca juga: Contoh Suara Infrasonik, Audiosonik, dan Ultrasonik

Bandwidth

Kemampuan sinyal digital yang mengonversi sinyal ke dalam bentuk biner membuatnya memiliki bandwidth yang lebih tinggi daripada sinyal analog.

Kecepatan

Perbedaan sinyal analog dan sinyal digital adalah kecepatannya. Kecepatan transfer data dan pemrosesan sinyal digital lebih cepat daripada sinyal analog.

Dilansir dari All About Circuits, hal tersebut dikarenakan bandwidth yang lebih tinggi atau rentang frekuensi yang lebih luas sehingga sinyal digital memiliki cepatan transfer dan pemrosesan yang lebih cepat.

 

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tag

Artikel Terkait

Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua

Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi