Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bandwidth: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Faktor yang Memengaruhi Ukuran Bandwidth

Baca di App
Lihat Foto
Kompas.com/Retia Kartika Dewi
Bandwidth adalah besaran yang menunjukkan seberapa banyak data yang dapat dilewatkan dalam koneksi melalui sebuah network.
|
Editor: Serafica Gischa

KOMPAS.com - Bandwidth adalah besaran yang menunjukkan seberapa banyak data yang dapat dilewatkan dalam koneksi melalui sebuah network.

Dilansir dari buku Easy and Practice PPPoE Server, VPN PPTP, Bandwidth Management (2022) oleh Azrieal Akbar Zackiansyah, istilah ini berasal dari bidang teknik listrik, di mana bandwidth yang menunjukkan total jarak atau berkisar antara tertinggi dan terendah sinyal apda seluran komunikasi (band).

Banyak orang awam yang kadang menyamakan arti dari istilah bandwidth dan data transfer, yang biasa digunakan dalam internet, khususnya pada paket-paket web hosting.

Baca juga: Pengertian Jaringan Komputer PAN, LAN, MAN, dan WAN

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sementara, bandwidth sendiri menunjukkan volume data yang dapat ditransfer per unit waktu.

Di dalam jaringan komputer, bandwidth sering digunakan sebagai suatu sinonim untuk data transfer rate yaitu jumlah data yang dapat dibawa dari sebuah titik ke titik lain dalam jangka waktu tertentu (pada umumnya dalam detik).

Jenis bandwidth ini biasanya diukur dalam bits per second (bps). Terkadang, juga dinyakatakn dalam Bytes per second (Bps).

Secara umum, koneksi dengan bandwidth yang besar/tinggi memungkinkan pengiriman informasi yang besar seperti pengiriman gambar/images dalam video presentation.

Baca juga: Manfaat Jaringan Komputer

Fungsi bandwith

Dilansir dari buku Administrasi Infrastruktur Jaringan SMK/MAK Kelas XII (2021) oleh Muh. Sahal, fungsi bandwith adalah untuk menghitung transaksi data, yaitu bukan hanya lebar jalur data, tetapi juga seberapa banyak data yang bisa dilewatkan dalam suatu media transmisi jaringan.

Secara teori, jika bandwith suatu jaringan dinyatakan 10 mbps, yang berarti bahwa transfer data dapat dilakukan sebanyak 10 megabit per detik, tetapi dalam kenyataannya, transfer data ternyata tidak sampai 10 mbps.

Jumlah transfer data per satuan waktu secara real yang melewati jaringan ini disebut dengan throughput.

Jadi, throughput adalah bandwidth aktual atau bandwidth sebenarnya yang terukur pada suatu ukuran waktu tertentu dalam menggunakan rute jaringan yang spesifik ketika sedang mentransfer suatu data dalam jumlah tertentu.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa bandwidth adalah kecepatan maksimum yang memungkinkan terjadi dalam transfer data.

Baca juga: Kerugian dari Jaringan Komputer

Cara kerja bandwidth

Jika suatu bandwidth jaringan di awal dinyatakan 10 mbps, maka untuk mentransfer data 10 mb harusnya terjadi dalam waktu 10mb:10 mbps = 1 detik saja.

Tetapi dalam kenyataannya, data tersebut memerlukan waktu 5 detik.

Maka, bandwidth yang sebenarnya yang terjadi pada saat itu adalah 10 mb : 5 detik = 2 mbps.

Secara ideal throughput harusnya sama dengan bandwidth. Tetapi sayangnya, throughput karena banyak alasan, kadang sangat jauh dari bandwidth maksimum yang mungkin terjadi dalam suatu jaringan.

Adapun beberapa faktor yang memengaruhi ukuran bandwidth dan throughput adalah:

Baca juga: Jenis-Jenis Jaringan Komputer

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tag

Artikel Terkait

Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua

Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi