Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Arti dan Makna Nilai Persatuan Indonesia

Baca di App
Lihat Foto
Kompas.com/Retia Kartika Dewi
Sila ketiga pada Pancasila berbunyi: Persatuan Indonesia, dan memiliki simbol pohon beringin.
|
Editor: Serafica Gischa

KOMPAS.com - Sila ketiga pada Pancasila berbunyi: "Persatuan Indonesia", dan memiliki simbol pohon beringin.

Lalu, apa saja arti dan makna dari nilai persatuan Indonesia pada pancasila? Berikut penjelasannya:

Baca juga: Arti Penting Persatuan dalam Keberagaman Masyarakat Indonesia

Makna nilai persatuan Indonesia

Dilansir dari buku Ensiklopedi Pancasila: Tentang Etika dan Nilai Pancasila (2021) oleh R. Toto Sugiarto, nilai persatuan Indonesia mengandung makna usaha ke arah bersatu dala kebulatan rakyat, untuk membina rasa nasionalisme dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Persatuan Indonesia sekaligus mengakui dan menghargai sepenuhnya unsur-unsur terhadap keanekaragaman yang dimiliki bangsa Indonesia.

Unsur-unsur bangsa Indonesia seperti suku, agama, bahasa, dan adat istiadat.

Selanjutnya, pengakuan terhadap persatuan bangsa wilayah Indonesia serta wajib membela dan menjunjung (patriotisme), cinta dan bangga akan bangsa dan negara Indonesia.

Dikutip dari buku Super Complete SMP/MTs 7,8,9 (2020) oleh Elis Khorunnisa dan teman-teman, walaupun Indonesia merupakan negara kepulauan dan dihuni oleh berbagai suku bangsa persatuan haruslah tetap dijunjung dengan tidak saling membeda-bedakan apalagi sampai terjadi perpecahan.

Baca juga: Persatuan dan Kesatuan Indonesia: Makna dan Cara Menjaganya

Implementasi nilai persatuan

Dalam nilai persatuan juga terkandung nilai patriotisme dan cinta tanah air, di mana setiap rakyat Indonesia haruslah bersatu dan rela berkorban demi tanah air tercinta.

Implementasi nilai persatuan:

Baca juga: Fungsi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Persatuan

Contoh pengamalan nilai persatuan Indonesia

Dilansir dari buku Aktualisasi Pancasila dalam berbagai Dimensi Kehidupan (2021) oleh I Gusti Ngurah Santika dan teman-teman, dijelaskan bahwa makna nilai persatuan juga berarti adanya perbedaan di antara warga negara tidak menjadi hambatan atau masalah untuk mewujudkan tujuan pembangunan.

Selain itu, sila ini juga mengandung makna nasionalisme.

Pada sistem Subak (Subak adalah sistem pengairan masyarakat Bali yang menyangkut hukum adat), nilai persatuan ini yang ditunjukkan adalah adanya saling membantu (tolong-menolong) dan bergotong royong di antara para petani untuk menjamin kebersamaan dan persatuan di dalam berorganisasi.

Baca juga: Manfaat Kerja Bakti dalam Menjaga Sikap Persatuan dan Kesatuan Warga

Berdasarkan pada awig-awig yang telah disepakati, para petani di dalam prganisasi subak telah menunjukkan adanya interaksi sosial yang sangat akomodatif dan adaptif.

Secara harfiah awig-awig memiliki arti suatu ketentuan yang mengatur tata krama pergaulan hidup dalam masyarakat untuk mewujudkan tata kehidupan yang ajeg di masyarakat.

Awig-awig subak merupakan bagian dari modal sosial subak yang memiliki dungsi utnuk mengatur segala aktivias pertanian dan irigasi di dalam sistem subak.

Kekuatan awig-awig sebagai modal sosial disebabkan karena didalamnya mengatur segala sesuatu yang wajib dilakukan dan yang dilarang termausk dengan penerapan sanksinya jika terjadi pelanggaran.

Itulah penjelasan mengenai makna nilai persatuan Indonesia berserta implementasinya.

Baca juga: Faktor Pendorong Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tag

Artikel Terkait

Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua
Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi