Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Proses Metamorfosis Jangkrik

Baca di App
Lihat Foto
wikimedia.org/Moonlight0551
Jangkrik
|
Editor: Silmi Nurul Utami

KOMPAS.com - Jangkrik adalah hewan yang dapat dengan mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Jangkrik mengalami metamorfosis. Bagaimana proses metamorfosis pada jangkrik? Berikut adalah penjelasannya!

Ada lebih dari 3.000 spesies jangkrik di seluruh dunia. Semuanya memiliki siklus hidup yang sama, yaitu metamorfosis tidak sempurna. 

Proses metamorfosis jangkrik terbagi menjadi tiga tahapan yaitu telur, nimfa, dan jangkrik dewasa. 

Karena tidak melalui tahapan pupa atau kepompong, maka jangkrik tidak termasuk ke dalam metamorfosis sempurna.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Baca juga: Perbedaan Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna

Telur

Proses metamorfosis jangkrik akan dimulai dengan jangkrik dewasa yang bersiap untuk kawain. 

Dilansir dari Smithsonian National Museum of Natural History, jangkrik dewasa jantan akan menyanyikan lagu dan dan jangkik betina dewasa akan menjentikkan sayapnya sebagai respons. 

Nyanyian tersebut berupa suara melengking yang dihasilkan dari getaran lempengan yang ada di perutnya. 

Jangkrik kemudian akan kawin, jangkrik betina kemudian akan bertelur. 

Dilansir dari Encyclopedia Britannica, jangkrik betina bertelur sebanyak 200 hingg 400 butir telur di lubang-lubang kecil yang mereka buat di cabang-cabang pohon dan semak-semak. 

Baca juga: Apa Famili dari Jangkrik? Ini Penjelasannya ....

Nimfa

Dalam enam hingga delapan minggu, telur jangkrik akan menetaskan dan melepaskan nimfa jangkrik. 

Nimfa jangkrik memiliki bentuk yang tidak jauh berbeda dengan jangkrik dewasa. Namun, memiliki tubuh yang sangat ringan, berwarna putih, dan kecil. 

Nimfa jangkrik akan menggali tanah dan menghabiskan sebagian besar masa hidupnya di sana.

Nimfa jangkrik akan hidup di dekat atau menempel pada akar tanaman. Mereka menghisap getah pohon sebagai makanannya. 

Nimfa akan hidup di dalam tahan dalam waktu yang lama.

Beberapa spesies berada di tanah selama 2 hingga 5 tahun. Namun, ada juga spesies jangkrik yang bertahan di dalam tanah hingga 17 tahun. 

Baca juga: Daur Hidup Capung

Jangkrik dewasa

Pada tahap akhir proses metamorfosisnya, nimfa jangkrik akan mulai keluar dari tanah. 

Mereka akan memanjat permukaan yang vertikal seperti batang pohoon dan mulai berganti kulit. 

Rangka baru jangkrik kemudian mulai mengeras dan nimfa telah berubah menjadi jangkrik dewasa. 

Jangkrik dewasa kemudian akan kawin. Dilansir dari Ask a Biologist, jangkrik betina memiliki ovipositor panjang dan tajam yang digunakannya untuk mengukir lubang kecil di cabang pohon. 

Lubang tersebut dibuat untuk menyimpan telur-telur mereka. Telur-telur jangkrikpun akan menetas dan memulai kembali siklus hidupnya. 

Baca juga: Serangga: Ciri-ciri, Bagian Tubuh, Siklus Hidup, dan Jenisnya 

Adapun, jangkrik dewasa yang telah kawin dan bertelur, mereka akan segera mati. Diperkirakan, jangkrik dewasa hanya berumur sekitar lima minggu di atas tanah.

Waktu yang sangat singkat jika dibandingkan dengan masa hidupnya ketika menjadi nimfa di bawah tanah. 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman
Tag

Artikel Terkait

Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua
Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi