Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

YouTube Perbarui Aturan Main, Ada 3 Tingkat Pelanggaran

Kompas.com - 20/02/2019, 19:31 WIB
Bill Clinten,
Fatimah Kartini Bohang

Tim Redaksi

Sumber CNET


KOMPAS.com - YouTube baru saja memperbarui aturan main mereka untuk diberlakukan per 25 Februari 2019. Konten bakal langsung dihapus ketika terbukti menyimpang.

Selama ini, YouTube memberlakukan hukuman yang berbeda ketika kreator mengunggah konten yang menyimpang dari aturan main YouTube. Misalnya saja pembekuan channel selama 90 hari untuk pelanggaran konten live streaming, serta 14 hari untuk konten video biasa.

Ke depan, setelah peringatan pertama, YouTube bukan cuma langwsung menghapus konten bersangkutan, tetapi juga membatasi aktivitas kreator. Mereka tidak bisa mengunggah video, live streaming, dan aktivitas YouTube lainnya selama seminggu.

Jika terjadi pelanggaran kedua di 90 hari pasca masa hukuman pertama selesai, maka kreator akan dijatuhkan hukuman pembekuan dengan durasi lebih lama yaitu dua minggu.

Baca juga: Umpatan Apa yang Aman Diucapkan dalam Video YouTube?

Nah, untuk pelanggaran ketiga dalam jangka 90 hari setelah pelanggaran kedua, channel akan dihapus oleh YouTube.

Perlu dicatat, setiap pelanggaran yang dilakukan bakal diputihkan (reset) setelah 90 hari berlangsung, sebagimana dirangkum KompasTekno dari Cnet, Rabu (20/1/2019).

Artinya, jika penguna melanggar di hari ke-91 setelah menerima hukuman pertama, maka kreator dianggap melakukan pelanggaran pertama dengan sanksi pembekuan channel selama seminggu.  

YouTube bakal menginformasikan kreator jika terjadi penyimpangan. Kreator juga diarahkan untuk membaca rujukan aturan yang menunjukkan pelanggaran mereka.

Baca juga: Studi: YouTube Bikin Jumlah Penganut Teori Bumi Datar Meningkat

Selain itu, YouTube juga memperbarui policy resources pada platformnya, sehingga kreator mengetahui dengan jelas konten seperti apa yang boleh dan tidak boleh diunggah.

Pada Januari lalu, YouTube pun sempat memperbarui seperangkat aturan main untuk melarang video prank dan challenge berbahaya, seperti Tide Pod challenge dan Bird Box challenge.

Sepanjang Juli hingga September 2019, YouTube sesumbar telah menghapus 58 juta video yang menyimpang dari aturan main mereka.

Baca juga: YouTube Larang Video Prank dan Challenge yang Membahayakan

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Elon Musk Resmikan Internet Satelit Starlink di Indonesia

Elon Musk Resmikan Internet Satelit Starlink di Indonesia

Internet
Telkomsel Hadirkan Aneka Layanan dan Paket Khusus Haji

Telkomsel Hadirkan Aneka Layanan dan Paket Khusus Haji

Internet
Saingi AMD, Nvidia dan MediaTek Dikabarkan Bikin Chip Konsol Game

Saingi AMD, Nvidia dan MediaTek Dikabarkan Bikin Chip Konsol Game

Hardware
Cara Menjadwalkan Ulang dan Membatalkan Rapat di Google Meet

Cara Menjadwalkan Ulang dan Membatalkan Rapat di Google Meet

Software
Apa Itu Ambient Mode di YouTube dan Cara Mengaktifkannya?

Apa Itu Ambient Mode di YouTube dan Cara Mengaktifkannya?

Software
Komparasi: Samsung Galaxy S24 Vs Samsung Galaxy S24 Plus

Komparasi: Samsung Galaxy S24 Vs Samsung Galaxy S24 Plus

Gadget
Telkomsat Gandeng Starlink untuk Hadirkan Layanan Enterprise di Indonesia

Telkomsat Gandeng Starlink untuk Hadirkan Layanan Enterprise di Indonesia

e-Business
Cara Membagi Layar Laptop Menjadi 2 di Macbook dengan Mudah dan Praktis

Cara Membagi Layar Laptop Menjadi 2 di Macbook dengan Mudah dan Praktis

Software
Foto WhatsApp Tidak Ada di Galeri, Begini Cara Mengatasinya

Foto WhatsApp Tidak Ada di Galeri, Begini Cara Mengatasinya

Internet
Cara Melihat Status WhatsApp Tanpa Diketahui dengan Mudah dan Praktis

Cara Melihat Status WhatsApp Tanpa Diketahui dengan Mudah dan Praktis

e-Business
Samsung Sindir Iklan Apple iPad Pro: Kreativitas Tak Bisa Dihancurin

Samsung Sindir Iklan Apple iPad Pro: Kreativitas Tak Bisa Dihancurin

e-Business
Microsoft Bikin Controller Xbox Khusus Penyandang Disabilitas, Bisa Dicopot dan Disusun Sesuai Kebutuhan

Microsoft Bikin Controller Xbox Khusus Penyandang Disabilitas, Bisa Dicopot dan Disusun Sesuai Kebutuhan

Game
Elon Musk Tiba di Bali untuk Resmikan Starlink di Indonesia

Elon Musk Tiba di Bali untuk Resmikan Starlink di Indonesia

e-Business
Cara Membuat Tulisan Bergaris Bawah di WhatsApp dengan Mudah dan Praktis

Cara Membuat Tulisan Bergaris Bawah di WhatsApp dengan Mudah dan Praktis

Software
Rutinitas CEO Nvidia Jensen Huang, Kerja 14 Jam Sehari dan Sering Makan di Kantin Bareng Karyawan

Rutinitas CEO Nvidia Jensen Huang, Kerja 14 Jam Sehari dan Sering Makan di Kantin Bareng Karyawan

e-Business
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com