Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Liburan ke Luar Negeri, Kini Bisa Rental "WiFi Router" dari Indonesia

Kompas.com - 09/10/2016, 19:06 WIB
Sri Anindiati Nursastri

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - "Fakir WiFi", begitu istilah yang tenar di kalangan turis Indonesia yang gemar mencari koneksi WiFi gratis. Bukan rahasia lagi, saat liburan ke luar negeri, mayoritas wisatawan Indonesia butuh WiFi gratis terutama untuk upload dan update media sosial. Jika tidak mau menjadi "fakir WiFi", solusi lain untuk kasus ini antara lain membeli SIM Card lokal dan rental WiFi Router.

Namun, tak banyak negara yang menyediakan rental WiFi Router. Jepang adalah salah satu negara yang punya rental WiFi Router, yang bisa digunakan oleh banyak perangkat.

Kini ada cara yang lebih mudah agar tidak menjadi "fakir WiFi" di negeri orang. Wi2Fly hadir sebagai rental WiFi yang bisa dipesan secara online.

"WiFi Router yang kami sediakan bisa digunakan di 56 negara. Mulai dari Asia, Australia, Eropa, hingga Amerika," tutur Offline Marketing Executive Wi2Fly, Gita Suliawan kepada KompasTravel di di Garuda Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2016 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Jumat (7/10/2016).

Kerennya, WiFi Router dari Wi2Fly memiliki kuota unlimited dan bisa digunakan oleh beberapa perangkat sekaligus.

"Kuotanya benar-benar unlimited. Kami bekerja sama dengan provider di 56 negara tersebut. Device Wi2Fly menangkap sinyal dari provider paling kuat lewat satelit," papar Gita.

Wi2Fly bisa digunakan di Jepang, Korsel, Rusia, Thailand, Vietnam, Taiwan, Kamboja, Maladewa, Singapura, Malaysia, Hongkong, China, Macau, Australia, AS, Kanada, dan hampir semua negara di Eropa.

"Kami adalah salah satu pelopor rental WiFi untuk digunakan overseas. Cara pemesanannya pun gampang, bisa lewat situs Wi2Fly, email, Whatsapp, juga menelfon ke call centre," tambah Gita.

Untuk rental WiFi dari Wi2Fly, Anda tinggal memesannya sekitar 3-5 hari sebelum keberangkatan. Paket Wi2Fly akan segera dikirim, secara gratis ke seluruh Indonesia, dalam waktu singkat.

"Peminat Wi2Fly tidak hanya dari Jakarta, tapi juga kota-kota besar lainnya. Ada yang dari Surabaya, juga Papua. Semuanya kita free shipping," papar Gita.

KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRI Wi2Fly, rental WiFi dari Indonesia untuk digunakan di 56 negara.
Usai melakukan pembayaran, Anda akan mendapatkan email berisi konfirmasi serta panduan pemakaian Wi2Fly. Pihak Wi2Fly akan memastikan barang tersebut sudah sampai di tangan Anda pada satu hari sebelum keberangkatan. Satu paket Wi2Fly berisi WiFi Router, charger, dan panduan pemakaian.

Lalu, bagaimana cara mengembalikan WiFi Router tersebut? Gita menyebutkan, Anda tak perlu mengirimkannya kembali. Kurir dari Wi2Fly akan menjemputnya di tempat Anda. 

"Itu pun gratis. Wi2Fly akan diambil satu hari usai kepulangan," tambahnya.

Berapa uang yang harus dirogoh untuk sepaket Wi2Fly? Rupanya untuk kuota unlimited di 56 negara, harganya sama sekali tidak mahal. 

Untuk Jepang, Korsel, Rusia, Thailand, Vietnam, dan Taiwan, harga sewa Wi2Fly adalah Rp 70.000. Untuk Kamboja, harga sewanya Rp 80.000 dan Maladewa Rp 101.250. Anda yang akan traveling ke Singapura, Malaysia, dan Australia bisa menyewa Wi2Fly seharga Rp 112.500.

Harga sewa untuk tujuan Hongkong dan China adalah Rp 85.000, sementara Macau Rp 180.000. Jika liburan ke AS dan Kanada, harga sewa Wi2Fly adalah Rp 157.500 sementara Eropa Rp 123.750.

"Harganya murah. Apalagi khusus pameran ini (GATF 2016), pengunjung bisa mendapatkan diskon sebesar 45 persen. Harga tersebut sudah fixed dan tanpa ongkos kirim, karena ongkosnya gratis," papar Gita.

Meski baru dirintis Agustus 2016 lalu, peminat Wi2Fly rupanya membludak. Gita menyebutkan, tiap hari sedikitnya ada 300 chat yang masuk dari Whatsapp. Ribuan Wi2Fly sudah digunakan hingga saat ini.

"Kebanyakan untuk Jepang, Korsel, Eropa, dan AS," tutupnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Hotel Story
Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Travel Update
5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

Jalan Jalan
Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Travel Update
4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

Jalan Jalan
Rusa Jadi Ancaman di Beberapa Negara Bagian AS, Tewaskan Ratusan Orang

Rusa Jadi Ancaman di Beberapa Negara Bagian AS, Tewaskan Ratusan Orang

Travel Update
5 Rekomendasi Playground Indoor di Surabaya untuk Isi Liburan Anak

5 Rekomendasi Playground Indoor di Surabaya untuk Isi Liburan Anak

Jalan Jalan
Pilot dan Pramugari Ternyata Tidur pada Penerbangan Jarak Jauh

Pilot dan Pramugari Ternyata Tidur pada Penerbangan Jarak Jauh

Travel Update
Desa Wisata Tabek Patah: Sejarah dan Daya Tarik

Desa Wisata Tabek Patah: Sejarah dan Daya Tarik

Jalan Jalan
Komodo Travel Mart Digelar Juni 2024, Ajang Promosi NTT ke Kancah Dunia

Komodo Travel Mart Digelar Juni 2024, Ajang Promosi NTT ke Kancah Dunia

Travel Update
Tips Pilih Makanan yang Cocok untuk Penerbangan Panjang

Tips Pilih Makanan yang Cocok untuk Penerbangan Panjang

Travel Tips
Harapan Pariwisata Hijau Indonesia pada Hari Bumi 2024 dan Realisasinya

Harapan Pariwisata Hijau Indonesia pada Hari Bumi 2024 dan Realisasinya

Travel Update
5 Tips Menulis Tanda Pengenal Koper yang Aman dan Tepat

5 Tips Menulis Tanda Pengenal Koper yang Aman dan Tepat

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com