Jumlah Wisman Kalah dari Singapura, Indonesia Promosi Wisata Perbatasan

Lihat Foto
KOMPAS.com/ALSADAD RUDI
Kegiatan promosi dan penjualan promo paket wisata Kepulauan Riau yang digelar Kementerian Pariwisata di Singapura, Jumat (13/10/2017).
Penulis: Alsadad Rudi
|
Editor: Laksono Hari Wiwoho

SINGAPURA, KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia berusaha menggenjot jumlah wisatawan mancanegara untuk mengejar target 15 juta turis asing tahun ini. Upaya yang dilakukan antara lain dengan mempromosikan wisata di daerah perbatasan negara.

Data Kementerian Pariwisata menyebutkan, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia pada 2016 mencapai angka 12.023.971 orang. Jumlah tersebut lebih kecil dari jumlah wisman yang datang ke Singapura, yakni 16.402.593 orang.

Untuk regional Asia Tenggara, jumlah wisman Indonesia masih menempati peringkat keempat. Thailand berada di peringkat pertama dengan jumlah wisman mencapai 32.588.303 orang, disusul Malaysia dengan 26.757.392.

Di posisi lima besar, Indonesia unggul atas Vietnam yang mencatat jumlah 9.901.318 orang.

Dari 12 juta wisman yang datang ke Indonesia, Bali menduduki peringkat pertama dengan 4.885.062 orang atau setara dengan 40,63 persen dari jumlah keseluruhan.

Berkaca pada data itulah, tahun ini Kemenpar sedang berupaya menambah jumlah wisman dari destinasi wisata selain Bali. Salah satunya dengan menggencarkan promosi di daerah-daerah perbatasan.

Untuk mencapai target jumlah wisman tahun ini, salah satu daerah perbatasan yang kini didorong sebagai tujuan wisman adalah wilayah Provinsi Kepulauan Riau, tepatnya di Pulau Batam dan Bintan.

Saat ini, Kemenpar sedang menggandeng para pelaku industri pariwisata di Batam dan Bintan untuk bekerja sama menawarkan paket promo wisata untuk para wisatawan asal Singapura dan Malaysia. Paket promo wisata ini merupakan bagian dari program cross border tourism yang kini tengah digalakkan oleh Kemenpar.

"Untuk mendatangkan 15 juta wisman di tahun 2017, diperlukan 4,05 juta wisatawan pelintas batas. Sebagai negara tetangga yang bersentuhan dengan wilayah cross border Indonesia, Singapura dan Malaysia masuk menjadi Top 5 target kita," kata Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kementerian Pariwisata Rizky Handayani Mustafa kepada Kompas.com di Singapura, Jumat (13/10/2017).

Paket promo wisata di Batam dan Bintan yang kini ditawarkan untuk para wisatawan asal Singapura dan Malaysia adalah potongan harga saat hari kerja atau weekdays.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Artikel Terkait

TAG:

Kompas.com Play

Lihat Semua

Video Pilihan

Terpopuler
Komentar

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi