Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Pesan Jokowi Tanggapi Kerusuhan di Papua...

Baca di App
Lihat Foto
ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN
Presiden Joko Widodo dengan baju adat suku Sasak NTB memberi hormat seusai menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka HUT Ke-74 Kemerdekaan RI dalam Sidang Bersama DPD-DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019).
Penulis: Mela Arnani
|
Editor: Inggried Dwi Wedhaswary

KOMPAS.com - Kerusuhan terjadi di beberapa wilayah Papua sejak Senin (19/8/2019) hingga hari ini, Rabu (21/8/2019).

Berbagai pihak berusaha meredam panasnya situasi ini.

Sejumlah pejabat Jawa Timur seperti Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengucapkan permohonan maaf atas kejadian yang diduga menjadi pemicu kerusuhan.

Menanggapi peristiwa ini, Presiden Indonesia Joko Widodo juga menyampaikan beberapa pesan pada Senin dan Selasa (20/8/2019).

Baca juga: Jokowi Pantau Papua: Tadi Pagi Saya Telepon Pak Gubernur...

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apa saja poin pesan Presiden?

1. Jangan dibesar-besarkan

Staf Khusus Presiden Jokowi yang juga Ketua Lembaga Masyarakat Adat Tanah Papua Lenis Kagoya bertemu dengan perwakilan mahasiswa Papua di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (20/8/2019) kemarin.

Lenis mengaku, mendapat titipan dari Presiden Jokowi untuk menyampaikan pesan agar masalah ini tak dibesar-besarkan.

"Pak Presiden titip pesan agar masalah jangan dibesar-besarkan. Mari kita sesama anak bangsa saling memaafkan, jauhkan ketersinggungan," kata Lenis.

2. Bersabar dan menahan diri

Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengimbau masyarakat Papua untuk bersabar dan menahan diri atas kasus yang terjadi di Surabaya dan Malang ini.

Dalam pernyataan singkatnya, Jokowi meminta agar masyarakat Papua memaafkan pihak yang telah membuat hati terluka.

Baca juga: Mengenal Fenomena FOMO lewat Pembatasan Akses Internet di Papua

"Jadi, saudara-saudaraku. Pace mace, mama-mama di Papua, di Papua Barat, saya tahu ada ketersinggungan. Oleh sebab itu, sebagai saudara sebangsa dan setanah air, yang paling baik adalah saling memaafkan," ujar Jokowi, Senin (19/8/2019).

"Emosi itu boleh, tetapi memaafkan itu lebih baik. Sabar itu juga lebih baik," lanjut Jokowi.

3. Jaga kehormatan Papua dan Papua Barat

Jokowi menegaskan, pemerintah akan selalu menjaga kehormatan dan kesejahteraan seluruh masyarakat Papua dan Papua Barat.

Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla berharap masyarakat tak memperluas kerusuhan yang terjadi.

Aparat keamanan dan kepala daerah terkait juga diminta untuk menjelaskan kejadian secara gamblang, sehingga meminimalisir penyebaran tidak benar di masyarakat.

4. Berkunjung ke Papua

Dalam waktu dekat, Jokowi dikabarkan akan terbang ke Papua untuk berdialog dan berdiskusi dengan masyarakat setempat sebagai buntut dari kejadian rasisme yang saat ini memanas.

Kunjungan Jokowi ke Papua disampaikan Staf Khusus Presiden untuk Papua Lenis Kogoya.

Menurut Lenis, kehadiran Jokowi ini akan menyerap aspirasi dan masukan dari masyarakat di Papua dan Papua Barat.

(Sumber: Kompas.com/Achmad Faizal/Ihsanuddin)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tag

Artikel Terkait

Artikel berhasil disimpan
Lihat
Artikel berhasil dihapus dari list yang disimpan
Oke
Artikel tersimpan di list yang disukai
Lihat
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Artikel dihapus dari list yang disukai
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com Play

Lihat Semua

Terpopuler
Komentar
Tulis komentar Anda...
Terkini
Lihat Semua
Jelajahi